Ketika Kecil Aku Ingin Besar Ketika Dewasa Aku Ingin Kecil
// April 17th, 2009 // Erwin
Teringat masa ketika aq masih kanak2.. Setiap bertambah umurku aq selalu senang, karena semakin bertambahnya umurku aq merasa bahwa aq semakin besar dan tumbuh untuk menjadi dewasa.. Waktu itu aq berpikir.. Pasti enak ketika sudah dewasa. Mau apa2 boleh. Bahkan untuk beberapa mal di Jakarta dahulu tidak membolehkan anak kecil yang setinggi lemari untuk masuk dan aq lah salah satunya. Aq sangat ingin berbelanja pada waktu itu.. tapi apa daya, aq hanya bisa menunggu diluar ditemani dengan omku dan ko2ku beserta keluarga masuk semua.
Semua terlihat begitu indah jika aq lebih dewasa. Mau apa2 boleh lebih bebas sudah ga sekolah, bisa pergi kemana saja. Ingin rasanya bebas dari sekolah yang membelenggu selama bertahun2. Sering juga terlintas dipikiranku untuk melakukan apa yang selalu disembunyikan dan menjadi bahan pembicaraan orang dewasa.. Bahkan mungkin satu hal yang terlintas dipikiranku saat aq masih kecil dan masih tabu buatku adalah Pacaran… Huahuahuahua..
Kini tahun ini aq akan beranjak ke umurku 24. Dimana2 terlihat tampak berbeda dengan hidupku yang dulu. Mendadak semua hanya merupakan kenangan bagiku. Papa mama yang dulu terlihat begitu muda, kini sudah terlihat lebih tua. Ruangan yang dulunya selalu terlihat luas bagiku, kini menjadii sangat sempit dan ternyata………. tidak seindah yang aq bayangkan dahulu.
Kini aq merasa terkadang hidup itu tidak enak, butuh pengorbanan dan ingin rasanya untuk kembali ke masa dimana aq masih kanak2, yang mana semuanya tampak menyenangkan, terlihat indah dan hidup benar2 enak. Super duper nyantai. Tidak usah bekerja, berjuang untuk hidup dan memiliki tanggung jawab yang kecil. Ingin rasanya menjadi anak kecil lagi. Namun semua itu tidak mungkin dan aku bukan anak2 lagi. Itulah hidup. Seandainya saat ini aq seperti Benjamin Buton pasti aq akan menantikan saat2 dimana aq masih muda kembali^^
Renungan dariku..
Dari ceritaku ini sebenarnya aq ingin menyampaikan bahwa kita harus menghargai hidup kita, tiap jam bahkan tiap menit sangatlah berarti. Waktu tidak akan pernah berhenti berputar kecuali jam yang ada dikamarku, pasti berhenti jika beterainya habis. Jadi pergunakanlah waktu yang ada sebaik mungkin dan janganlah kita menyia2kannya dengan perbuatan2 yang menurut kita menyenangkan, tapi itu tidak berguna sama sekali, dan bahkan kita akan menyesal seumur hidup kita.
Disisi lain cerita ini juga menyampaikan bahwa Don’t Look Back. Seperti pada film kungfu Panda. Yesterday is a history, Tomorrow is a mistery, and Today Is a give.. wew it’s a nice. Satu hal yang paling mudah digunakan mengilustrasikannya adalah dahulu mungkin kita pernah gagal, namun jangan menjadikan kegagalan itu menjadi kegagalan di masa yang akan datang. It wasted. Percayalah bahwa hidupmua akan menjadi lebih indah. Amin.




