“Kemauanku bukan kehendakNya melainkan Percepatan dariNya”.
// April 27th, 2009 // CauKwang
21 April 2009
Ini noteku yang ketiga…
Kali ini aku akan menamai note “Kemauku bukan Percepatan dariNya”.
Hari ini rasanya banyak hal-hal yang menghimpit dalam hidupku, tapi tubuhku biasa-biasa saja yang aku rasakan tapi dalam jiwa dan rohku aku ingin mengerang sekeras-kerasnya kepada Tuhan.. Malam lalu sepulang aku dari kerja kedua roda motorku semuanya kempes tapi semula aku berpikir positif saja, apa mungkin ini karena benda asing yang menusuk roda motorku tapi kenapa kedua rosa motorku? Pada waktu itu (20 April 2009) aku pulang kerja sekitar 18.30 petang dan aku menuntun sepeda motorku sekitar hingga 1km ketempat tukang tambal ban, hem….rasa capek juga.
Tak kuduga sebelumnya,tapi aku sudah merasa kuat bahwa motorku kempes bukan karena benda asing masuk kedalam roda tapi ini dikerjain oleh siapapun orangnya dia yang bekerja dimana aku bekerja. Malam Selasa ini aku langsung mengsms bossku dan managerku untuk menceritakan kejadian ini dan bossku dan managerku menanggapi ini dengan serius. Beliau mengadakan meeting dihari Selasa, 22 April 2009. Tak kuduga dari apa yang aku pikirkan dan apa yang aku ingat dulu waktu aku berdoa. Dalam doaku aku diingatkan akan permohonan doaku yang dulu “Aku minta untuk menjadi pemimpin yang tangguh dan memiliki integritas yang tinggi”. Pada kenyataannya ini proses Tuhan yang tanpa aku memiliki persiapan yang kuat dan aku harus hadapi malah berbalik arah, yang aku rasa dibela tapi aku diingatkan tentang kejadian yang menghimpit aku untuk berubah dari apa yang aku rasa nyaman.
Tuhan proses aku untuk harus memiliki kerendahan hati yang luar biasa, pengendalian diri terutama terhadap perkataan (penyampaian) dan pola pembaharuan budi. Rasa yang kurasakan dalam diri ini aku tidak nyaman dan kadang kala aku merasa seperti bukan aku yang dulu. Aku diingatkan dan belajar kembali terhadap bangsa Israel yang keluar dari perbudakan bangsa Mesir, karena bangsa Israel bersungut-sungut dan tidak taat terhadap Tuhan yang membawa bangsa Israel; bangsa ini dibawa berputar-putar selama 40 tahun tanpa percepatan. Aku belajar menerima kejadian ini dengan sikap hati dengan ucapan syukur karena dimana aku bekerja disana aku dibawa untuk aku belajar juga, termasuk taat terhadap pemimpin sebagai pemegang otoritas. Tuhan Yesus aku ingin lulus kelas dalam ujian tercepatan dariMu dengan hasil yang luar biasa… Sekarang ini proses ini masih aku jalani.
Roma 13: (1)Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.(2) Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya.(3) Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya.(4) Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.(5) Sebab itu perlu kita menaklukkan diri, bukan saja oleh karena kemurkaan Allah, tetapi juga oleh karena suara hati kita.
Amsal 18: (21) Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.




