Never Give Up
// April 30th, 2009 // Erwin
Kemaren Erwin merasa hari2 yang Erwin lalui sangat berat, Erwin harus menyelesaikan jurnal Erwin yang berasal dari puluhan tabel untuk closing data bulan April ini.. Sebelumnya Erwin sudah berpikir positif dan selalu semangat. Tapi, justru ketika berpikir seperti itu, terkadang masalah yang timbul semakin banyak Erwin pada saat itu ga yakin kalau Jumat ini program jurnal Erwin untuk perhitungan, jual beli sapi, jual beli pakan, susu, dan obat2an, adjustment, penyusutan dan lain sebagainya itu akan selesai dengan data yang benar2 presisi dengan data accounting.
Erwin seharian berusaha sekuat tenaga dan berusaha untuk menyelesaikannya secepat mungkin karena pekerjaan Erwin analisa tabel yang lain untuk reporting masih tertunda. Erwin ga tau selesai kapan dan yang ada dipikiran Erwin saat itu adalah bekerja-bekerja dan bekerja. Erwin bukan orang yang gampang menyerah dan meninggalkan tanggung jawab Erwin begitu saja. Tapi walaupun begitu selalu saja ada pikiran untuk menyerah dan meninggalkan pekerjaan Erwin. Erwin pulang agak malam dan belum cukup itu saja Erwin mendapat bonus ceramah dari Bos karena Erwin tidak tahu pekerjaan Erwin yang tertunda akan selesai kapan gara2 menyelesaikan testing jurnal ini dan akhirnya Erwin dan atasan disidang selama 1 jam. Si Bos berkata “Saya ga yakin bisa kamu mengerjakan itu, dan saya rasa kamu lamban”, dalam hatiku OMG ini Erwin sudah berjuang mati2an kenapa tidak sedikitpun usaha Erwin dihargai. Satu yang Erwin butuhkan saat itu adalah pujian. Dengan kata2 itu Erwin benar2 merasa bahwa Erwin itu selama ini ga jelas ngapain, semuanya jadi sia2 dan Erwin merasa tidak mampu>____<
Walaupun stress dan merasa tertekan gara2 si Bos. Erwin selalu berusaha mengambil sesuatu yang positif darinya. Erwin disitu serasa sedang dicacah, diracik, dipukuli kemudian direbus dan di goreng biar siap disajikan hangat2. Haha bukannya mau ngomongin soal makanan atau ngelantur, tapi disitu maksudnya Erwin sedang dipersiapkan untuk menjadi orang yang tangguh dan bertanggung jawab tinggi. Bos selalu bilang, “Kalian orang baru harus underpreasure, ini bukan trial atau akademis, saya percaya dengan begini nanti setahun ke depan kamu akan jauh lebih baik”. Hal itu yang terkadang selalu terbayang ketika aq bekerja. Walaupun terkadang Bos terlalu tegas sehingga Erwin selalu bingung untuk menjawabnya dan sering mengestimate Erwin yang terkadang membuat Erwin menjadi tambah down. Hingga kemaren sewaktu pulang dari kantor Erwin sempat meneteskan air mata gara2 terlalu merasa tertekan dan merasa tidak berdaya.
Hal positif lainnya adalah si Bos selalu bisa membedakan dimana saatnya serius dan saatnya bercanda. Bisa dibilang si Bos ini bermuka dua. Saat di kantor dia benar2 menjadi seorang pemimpin yang disegani, sedangkan saat di luar kantor dia dapat menjadi teman bahkan awal2 Erwin sempat dipeluk..Wah berbeda jauh dengan Erwin dan teman2. Erwin ketika sedang memikirkan sesuatu dengan teman terkadang masih dibumbui candaan yang membuat rapat atau diskusi tidak ada hasil sama sekali.. hahaaha..
Puji Tuhan hari ini Erwin bisa menyelesaikan secara keseluruhan jurnal tersebut, walaupun Erwin harus pulang hingga jam 7 tapi yang penting selesai. Namun masih ada beberapa data yang salah sehingga Erwin besok harus berjuang lebih lagi untuk mengejar deadline. OMG besok sudah Jumat>__< Erwin percaya jika Erwin bisa melewati masalah seberat apapun, Erwin akan menjadi lebih kuat dan tangguh.
Point2 penting yang mau Erwin sampaikan melalui cerita diatas adalah sebagai berikut:
- Kalau kita mau berusaha, sesusah apapun itu asalkan kita mau dan berjuang kita pasti akan bisa. Tidak ada semua orang sukses atau profesor yang sejak lahir langsung jadi. Tapi butuh usaha dan perjuangan.
- Masalah itu bukan untuk dihindari, melainkan untuk dihadapi sehingga kita menjadi semakin tangguh dan kuat.
- Pujian sangat penting dalam memotivasi seseorang, kita tidak boleh mengestimate atau mengintimidasi seseorang dengan perkataan-perkataan yang negatif dan membuat orang itu justru semakin tidak berdaya di masa susah.
- Kita harus bisa menempatkan dimana saat kita serius dan dimana saat kita bercanda.
- Jangan melihat orang dari sisi negatifnya saja, tetapi lihatkan dari sisi positifnya.
- Semakin sering mengeluh maka beban akan semakin berat.
Yoo Semangat^^ GBU




