Cinta Kasih
// June 29th, 2009 // 2 Comments » // Erwin


theVision » Efesus 2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.
// June 24th, 2009 // No Comments » // Michael
Hidup dengan ” Kasih Karunia ”
Dalam beberapa mgg bahkan bulan… gw ngrasain bener2 kalo hidup gw jadi hepi, enjoy, gw jadi isa menikmati hidup, dan berbagai hal yg menyenangkan dan fun… padahal kalo gw liat2 lagi… byk org di sekitar gw yg kondisinya sama persis yg di hadapai kyk gw, tapi mreka byk yg bersungut2, byk yg protes, merasa ga nyaman dan byk ungkapan ketidak setujuan or ketidak nyamanan akan kondisi yg mreka hadapi…gw merasa sukacita itu senantiasa slalu ada di hati gw… dan itu yg menyalur keluar dalam kehidupan gw…
Dalam menghadapi tantangan kerjaan, temen kantor byk yg merasa tekanan kerjaan uda ga wajar lagi… tp gw bersyukur bgt… dimana gw selalu bersyukur ma Tuhan, Tuhan pun selalu kasi sukacita dalam hati gw.. dan gw merasa kerjaan yg byk itu menjadi hal yang asik bgt… sampe melewati hari2 kerja kyk ga terasa… eeeh tiba2 uda jam 5 sore aja… saatnya plg… hahaha
dan itu hampir terjadi di setiap aspek dalam kehidupan gw… gw merasa hidup ini indah… walau pun keliahatan monoton… tp gw selalu di kasih celah oleh Bapa untuk melihat dari sisi lain, dan gw bisa nikmatin hal tsb menjadi mengasyikan…
kerjaan yg seakan2 ga jelas… tiba2 Bapa kirim calon customer2 baru… yg ga tau dateng dari mana… tiba2 tlp dan gw yg dapet jatah untuk follow up…
byk hal yg mungkin gw bisa ceritain sebenernya…
yang pasti satu hal.. di mana kita selalu percaya dan mengandalkan Tuhan… Tuhan akan selalu memberikan kasih karunia, kasih karunia dan kasih karunia dalam hidup kita…
dan saat ini gw bisa menceritakan kalo gw di kasih karunia dari Tuhan tentang suasana Hati yg sukacita dan selalu bisa menikmati hidup dengan sukacita jg… hidup kalo diisi sukacita yg dari Tuhan bener2 indah… segala beban ga ada yg bisa membuat kita sesak.. tp yg dari keliahatan beban tersebut Tuhan akan membukakannya untuk kita menjadi peluang..
Thx Lord
// June 24th, 2009 // No Comments » // Jafeto
Yohanes 14:12
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;
Bacaan Alkitab setahun: Amsal 24; Filipi 1; 1 Raja-Raja 11-12
Ada sepasang anak kembar, yang begitu mirip satu dengan yang lain. Tapi, yang satu bertumbuh menjadi anak yang sangat optimis sedangkan yang lain begitu pesimis. Dalam kehidupannya, anak yang optimis begitu penuh semangat sedangkan anak yang pesimis penuh dengan keluhan dan ketidakpuasan. Kedua orangtuanya begitu kuatir melihat keadaan ini.
Berbagai macam cara dilakukan oleh kedua orangtua anak kembar tersebut agar anak mereka yang begitu pesimis bisa memandang kehidupannya secara positif. Di hari ulang tahun mereka, kedua anak ini ditempatkan di ruang yang terpisah. Orangtuanya lalu mencoba untuk memberikan hadiah yang terbaik berupa komputer, kalkulator dan mobil-mobilan kepada anak yang pesimis dan satu kotak pupuk (kotoran) kepada anak yang optimis.
Orangtuanya mengintip anak yang pesimis ketika ia membuka hadiahnya. Anak ini langsung mengeluh dan berkata, “Aku tidak suka warna komputer ini. Kalkulator ini pasti mudah rusak. Aku tahu anak lain yang punya mobil-mobilan yang lebih besar daripada ini.”
Lalu orangtuanya mengintip anak yang optimis ketika ia membuka hadiahnya. Anak ini melemparkan hadiahnya sambil tertawa dan ia berkata, “Tidak ada yang bisa mengelabui aku… dengan pupuk sebanyak ini pasti ada kudanya!” Melihat kenyataan ini, sang orangtua pun akhirnya memberikan hadiah yang terbaik bagi anaknya yang optimis dan sang pesimis tidak mendapatkan apa-apa.
Sesuatu yang terbaik dapat menjadi keluhan bagi orang yang pesimis, namun sesuatu yang buruk dapat menjadi pengharapan bagi orang yang optimis.
http://www.jawaban.com/news/spiritual/detail.php?id_news=090622140538
// June 24th, 2009 // No Comments » // Jafeto
Wahyu 3:21
Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Aku pun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.
Bacaan Alkitab setahun: Amsal 25; Filipi 2; 1 Raja-Raja 13-14
Dalam kehidupan dunia kerja saat ini, tidak ada yang memiliki pekerjaan tanpa target. Semua bonus, penilaian efektivitas kerja, peningkatan jenjang karier, bahkan sampai besarnya gaji pokok yang diterima seorang karyawan seringkali dilihat dari pencapaiannya akan target yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Ketika saya masih bekerja di bank, setiap hari hal yang saya lakukan hanyalah mengejar target, target dan target. Karena dari sanalah insentif saya akan diperhitungkan. Jika sampai tidak mencapai target, tidak hanya saya yang akan mendapatkan penghasilan minimum di bulan itu, tapi saya juga akan dianggap menghambat pencapaian target tim secara keseluruhan karena secara tim perusahaan pun menetapkan targetnya tersendiri. Jadi setiap orang dalam departemen kami saling berhubungan sebagai tim, dan tidak bisa bekerja sendiri.
Saya teringat ketika target terasa sudah sangat menyesakkan karena sulitnya hal yang harus kami lakukan, pemimpin saya pada saat itu mengumpulkan kami sebagai satu tim dan menggambarkan tim kami sebagai sebuah pensil. Beliau hanya mengatakan, “Saya mengerti jika kalian merasa target kita sepertinya sulit untuk dicapai. Tapi tidak ada yang kita tidak bisa bila kita mengerjakannya bersama-sama. Bayangkanlah tim kita sebagai sebuah pensil, dan target itu bagaikan seutas tali yang diikat di pensil ini. Apa yang akan terjadi bila pensil ini diikat oleh tali yang longgar? Pensil itu tentu akan jatuh bukan? Tapi kalau pensil ini diikat tali dengan kuat, semakin kuat ikatannya, semakin stabil dan fleksibel pensil ini. Kita bisa membawa pensil ini pergi ke manapun dengan seutas tali ini, sepanjang ikatannya kuat.
Demikian juga dengan target. Semakin ketat target yang harus kita capai, semakin tinggi dan semakin fleksibel tim kita untuk menghadapi target-target berikutnya. Setiap target akan membuat kita semakin handal dan profesional. Kedisiplinan akan lahir dari pencapaian kita akan target. Jadi, jangan pernah menyerah karena keberhasilan dan kemenangan sudah menanti di depan kita,” ujarnya kala itu.
Saat ini, meskipun saya sudah bekerja di perusahaan lain, bila target pekerjaan begitu menekan saya, saya selalu teringat akan perkataan pemimpin saya saat itu. Dan semangat pun kembali bangkit. Demikian juga ketika saya melihat kepada kehidupan manusia. Seringkali kita menjalaninya hanya seperti air yang mengalir, terjadilah apa yang harus terjadi. Padahal Tuhan merindukan agar kita menjadi pemenang, penakluk dan pejuang kebenaran. Kita tidak bisa membiarkan hidup kita berjalan apa adanya, karena target kehidupan yang harus kita jalani dalam setiap detik, setiap menit kehidupan kita adalah memperjuangkan kebenaran firman Tuhan itu nyata melalui hidup kita.
Hidup tanpa target bagaikan prajurit yang menguasai semua tekhnik berperang tapi tidak pernah terjun ke medan perang. Ia tidak akan pernah menyandang gelar pahlawan ataupun pejuang sejati. Potensinya yang sejati sebagai seorang prajurit tidak akan keluar bila ia tidak terlatih di dalam peperangan yang sesungguhnya.
Jadilah penakluk dalam kehidupan, raih kemenangan dan jangan biarkan hidup Anda mengalir apa adanya.
// June 18th, 2009 // 1 Comment » // David
Perubahan terutama yang saya rasa perlu saya perbaiki adalah paradigma saya. Beberapa saat lalu saya dipercaya menulis kolom trik utk mjlh tempat saya bekerja. Ketika paradigma saya salah (yes) maka saya menganggap hal tersebut sebagai beban, tambahan pekerjaan sehingga 2-3 kali kesempatan saya lewatkan dengan meng-outsource teman-teman saya yang lain. Dengan berbagai macam kompromi seperti: saya sibuk, mikirnya susah, ngapain gw kerjain wong kerjaan gw sndri aja udah bejibun, gw gak bisa istirahat, dsb sampai hal-hal ketidakpercayaan diri: duh, gw gak bs gbr, gak jago amat komputernya, skill masih tanggung dsbnya. Akhirnya hal itu juga terjadi di belahan kerjaan yg lain, sehingga sikap saya menjadi tidak positif bahkan nyolot klo disiinggung soal kerjaan. Suka gak peduli soal kerjaan. padahal jelas-jelas kita harus memberikan lebih bukan menanti kita diberi lebih. Kita harus mengerjakannya seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Sementara saya suka masa bodo, pokoknya hanya apa yang di muka yg saya anggap job desk saya saja yg saya lakukan. Padahal dengan cara pandang yang lain justru hal tersebut bisa berarti kesempatan. Managing editor saya yang baru yang luar biasa kmrn blng (entah becanda or gak) bahwa saya kalau bisa diminta bantu menulis bbrp artikel sederhana klo ada waktu utk edisi-edisi depan. Saya ingin menolak paradigma lama dan menyambut kesempatan ini dengan pikiran cara pandang dan sikap positif yang baru. Sehingga pelayanan saya di tempat kerja juga membawa keberhasilan dan menjadi berkat bagi mereka yang blm mengenal Yesus. Saya ingin menjadi pribadi yang lebih positif yang tidak ngambek atw nyolot ketika ditegur atau dikritik. Bisa lebih ontime dan konsisten dalam pekerjaan. Jadi pribadi penuh integritas dan dimuliakan Allah! Amen!
OK. Saya beres2 dulu… bisa telad ngantor nih… hehehe… GB
// June 18th, 2009 // 1 Comment » // Henry, Uncategorized

WINNER
Baru pulang Komsel…buat teh dulu lalu menulis notes ini. Malam ini aku banyak belajar tentang Kasih Karunia
Aku sadar, ada begitu banyak Kasih Karunia yang BAPA sediakan buat hidup ku.Namun, Ada hal2 yang menghambat Kasih Karunia
itu datang dalam hidup ku. Notes Ku kali ini ingin berbagi beberapa hal yg menghambat kasih karunia itu datang dalam hidupku,dan aku mau berjuang utk hal ini.
1.GAMBAR DIRI
“AKU SPECIAL” kata yg aku tanamkan dalam hati dan pikiran ku mulai mlm ini. Setelah ditantang dan melalui sesuatu yg aku rasa gak mungkin mlm ini
(thank’s bgt Ko’Jaf)aku sadar….aku dapat melakukan segala sesuatunya.AKU PASTI BISA, Selama ini gambar diri yg gak baik ini yg membuat diriku
tidak bisa maju.Tp mulai mlm ini aku adalah org yg Luar biasa
2. DOSA
Segala sesuatu yg berhubungan dgn dosa baik melalui pikiran atau hati itu menjauhkan hidupku dari Tuhan dan secara otomatis menjauhkan
hidupku dari kasih karunianya pula.Aku ingin hidup Kudus dihadapan Tuhan.
3. DISIPLIN
Aku org yg kurang disiplin dalam beberapa hal,salah satunya adalah dalam hal Waktu.Aku ingin belajar untuk Disiplin karena ini akan membantu
dalam menyelesaikan hal-hal yg ada.
4. DOA
Yah…..akhir ini aku kurang membangun hubungan dengan TUHAN ku.Aku ingin memiliki hubungan yang intim dengan BAPA Ku didalam Doa.
SATU HAL YANG KURINDUKAN YA BAPA…UTK SELALU HIDUP DALAM KASIH KARUNIA MU.AMIN.
Thank’s God & My Father
JESUS LOVE YOU
// June 17th, 2009 // 1 Comment » // Stephen
untuk mempercepat, sangat bener bgt klo tpen harus beresin beban beban selama ini yang merintangi tpen! Dan tpen sangat percaya, ada Kasih karunia yang lebih spesial, ktika tpen melakukan bagian Tpen dengan baik dan benar di mataNya…Diantaranya aku ingin meperbaiki di bidang =
1. Fokus pertamanya Tetap Yesus…
2. Integritas ku dalam menjalani hidup di tingkatkan
3. doa di tinggkatkan
aku belajar untuk komit dengan hal ini.. thx buat smua temen2 komseL, thx buat ko japetoo!!!! hehehehe! doa kalian sangat berarti buat saya… Tuhan brkati..
// June 15th, 2009 // No Comments » // Stephen
Kasih karunia yang aku pengen bagiin sama temen2.., itu tentang Kasih karunia yang Tuhan berikan buat ku untuk mencapai Tanah KANAANku! aku sadarin, kmrn bulan oktoberr 2008, aku bener2 punya suatu kerinduan untuk maju dalam meraih TanahKANNANku dalam dunia interteiment! Aku berdoa selalu untuk hal ini, dan kasih karunia Tuhan yang aku rsakan itu telampauuuu banyakkkkk, terlampauuuuuuu besar… aku bisa gym, dan lebihnya lagi aku dapet suatu agent menegement yang sangat bagussss, dan agent seperti ini yang aku inginkannnn….. aku dapat berlatih dengan baik di menegement ini! sudah 8 bulan skrg setelah kerinduan itu muncuL dalam hatiku, 1. aku lolos casting 2. dapet menegement yang baik. 3 aku dapat gym di temapat dengan fasilitas yang baik, 4 aku masuk o chanell, aku masuk media indo, aku masuk majalah…… bgtu bnyk kasih karunia yang Tuhan kasi buat tpen, dan tpen percaya, masi bnyk kasih karunia Tuhan yang menunggu tpennnn! hehehehe! salam suksesssss! GBU.. hehehe
// June 13th, 2009 // 2 Comments » // David
August 2007 > siang itu setelah selesai menyiapkan portfolio saya menuju multiplus di depan binus untuk mengirimkan 3 buah lamaran magang di 3 upscale graphic house di Indonesia. Terbersit rasa gak pede, sapa luh, blagu, kayak bakal ketrima, sebagus apa si lo, bahkan gw yakin ada beberapa teman yang menertawakan ketika gw lamar ke 3 tempat itu. Gw gak tlalu menonjol di kampus. Instead sebagai desainer grafis malah gw gak bisa gambar! Gw masuk desain pun karena anugrah, dapet beasiswa, jadi bs enroll tanpa tes masuk (selain bebas uang gedung)! Tapi sewaktu research tempat KP gw mengelompokkan kemungkinan-kemungkinan tempat dari yang paling TOP mnrt gw ke yang tidak terlalu TOP mnrt gw. Kliatannya kayak blagu. Link kesana aja gw gak punya. Karya juga gak ground breaking amat. Sementara banyak temen-temen yang mungkin mendapat bantuan kenalan keluarga atau dosen atau sisanya yang mencari tempat yang lebih low profile karena takut tertolak. Lalu apa gw gak takut tertolak? SANGAT takut. Ada 22.000 ketakutan dan kekawatiran yang harus gw kalahkan. Ada banyak rencana-rencana cadangan. Termasuk list itu, jika gak ada feedback dalam 3 hari lamaran gw di 3 tempat pertama maka gw akan apply ke kelompok di bawahnya yang krng oke dst. Tapi rencana Tuhan itu lain. 3 hari kemudian saya langsung dapat panggilan. Keesokkan harinya saya interview dan langsung diterima. Puji Tuhan. Seminggu kemudian tempat berikutnya memberi feedback. Langsung ditanya kapan saya mau mulai. Tempat yang ke 2 ini terus terang adalah tempat favorite saya. List pertama saya. Gw ngefans abis sama karya-karya ini tempat. Bahkan teman2 dan salah seorang dosen beken pnh blng (gw inget bgt) bahwa style tempat ini tercermin bgt di tugas kuliah gw. FYI graphic house ini bs dblng almost legendary graphic house di indonesia, langganan award grafis internasional, alumni-alumni pekerja sana skrg punya karir cemerlang bahkan terkenal di dunia kreatif, ada yang jadi fotografer kenamaan, editor mjlh desain (kompetitor euy
), dosen graduate program (di College of Art, SF>tmpt kuliahny Vianna) dan desainer internasional. Tapi… ada yang namanya etika dalam pekerjaan. Lagipula, I promise myself and God, tempat pertama yang kasi putusan bakal gw ambil. Jd, gw tolak tawaran magangnya. Anyway, 2 feedback dr 3 lamaran yg gw kirim! Not bad! certainly God do sumtin here…
But, again, Tuhan selalu memberi yang terbaik. I go to the best place for my internship. I never regret it. I meet a a lot of talented peoples, even being best friends with some of them! Diajarin banyak hal, diinspirasi, diomelin, diberi bantuan mengerjakan tugas akhir, ditawari pekerjaan bahkan waktu blm lulus, pokoknya it’s the best place I can come up to. Thx God for it. Bahkan setelah gw lulus dan gw memberikan kabar sama mereka, mereka memanggil gw lagi. And as if things couldn’t get any better, gw di tempatkan di bagian majalahnya! gw jd desainer satu-satunya majalah desain grafis di indonesia, yang selalu ditunggu komunitas kreatif dan selalu menjadi referensi desainer grafis negri ini. Bagaikan memasak buat koki, itu yang terjadi ketika gw mendesain sebuah majalah utk desainer. ITS HARD! parah! no wonder, krn bahkan gw belum wisuda saat mulai kerja itu. But NOW I enjoy it! The pains worth it!
Banyak kasih karunia gw terima walau dalam masa suram awal-awal kerja. Mulai dari kesalahan yang dimaafkan, bantuan-bantuan luar biasa. dsbny. Tapi itu dulu, smtara pak jafet blng bulan ini lah ada gelombang kasih karunia. Jadi jika dulu gw terima. sekarang…….
just this morning, June 2009 > inbox FB, ada msg bercokol di sana dg subjek: “masih di c****pt?”
Guess what? As if things couldn’t get any better! (gw ulang kalimat ini buat ke 2 kalinya). Seorang desainer grafis ternama Indonesia pemilik almost legendary graphic house yg gw ngefans abis2an dan gw tolak 2 tahun yang lalu mengirimkan sebuah msg. Tnyt resume dan portfolio yang udah gw kirim 2 tahun yang lalu itu, yang bahkan gw tolak tawarannya, masih di notice sama dy even after 2 years. Gw gak kebayang ada company yang masih nyimpen resume seorang yang sbnrnya “biasa aja” selama 2 TAHUN dan masih notice it! (Padahal dalam 2 tahun entah brp byk applicant yg apply! Kantor gw pernah buka lamaran dan yg ngelamar sampe 700 org-an… dan art director gw ampe eneg menelusuri semua portfolio penuh gambar itu…) Gw diminta maen ke kantor graphic itu… wow… bahkan bs ngbrl sama dy aja such a great opportunity! Rasanya seperti penyanyi debutan yang tiba-tiba diajak duet Melly Goeslaw atw Ahmad Dhani. Hmmm… Jika ini bukan kasih karunia lalu apa namanya??
I BELIEVE GOD MAKES A DIFFERENTIATION!
ps. bahkan ketika gw masi suka lupa dan malas saat teduh dan doa, dan buat dosa Tuhan membrikan hal-hal luar biasa ini ketika gw jalan di jalan-Nya. I wonder, apa jadinya ya kalau gw bs lebiiihhhh seriusss lagi sama Tuhan! PASTI lebih luar biasa! Mungkin gw bisa langsung terbang!!!! HAHAHAHAHAHA! So I make my decision now! Ayok serius lagi sama Tuhan! God I am Yours!
GBU
// June 11th, 2009 // No Comments » // Samuel
Kita hidup hanya semata2 hanya oleh kasih karunia dari Tuhan. Kasih karunia Tuhan melalui pengorbananNya di kayu salib lah yang membuat kita ada sebagaimana kita ada skrg ini.
dari sejak kelahiranku pun, aku lahir krn kasih karunia Tuhan semata. Dokter telah memvonis bahwa mama ku tidak dapat punya anak lagi, tapi mama terus berdoa dan meminta kpd Tuhan, mama pun berkata jikalau nanti aku lahir, aku akan melayani Tuhan. akhirnya permohonan doa mama terkabul dan aku lahir.
aku merasa bahwa hidupku begitu spesial. banyak hal yang terjadi dalam hidupku yang tidak dapat aku duga-duga dan aku mengerti.
aku yang dulunya seorang yang sangat pemarah, berpikiran negatif dan segala sesuatunya yang mengganggu hidupku, di tahun ini Tuhan memberikan kasih karuniaNya kepadaku. Di tahun ini aku begitu merasakan perubahan yang luar biasa, terutama setelah aku mengikuti retreat and encounter di GKA Jakarta. Sungguh kasih karunia Tuhan begitu nyata bagiku, terutama pradigmaku dan caraku memandang segala sesuatunya semakin dirubahkan dan semakin positif.
aku sungguh bersyukur kepada Tuhan,
“kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikutiku seumur hidupku”