Archive for CauKwang

Hamparan Padang Yang Menguning

// May 15th, 2009 // 1 Comment » // CauKwang

Sekarang hari kamis 15 Mei 2009
Ini noteku yang ke enam…

Hem… rasanya anyel aku terhadap FB dimana setelah aku menulis sudah selama 1.5 jam hilang begitu saja setelah akhirnya yang muncul profilnya Henry…. huh sebalnya… =O Sebetunya aku minta maaf ama orangtua rohaniku bukannya Cau Kwang tidak taat membuat note tapi aku bener sibuk dan lumayan capek….

Aku tadi menulis 4 poin:
1. aku minta maaf dan sebagainya….
2. aku menceritakan kebaikan Tuhan atas hidupku selepas aku tergelincir dari motor dan bahu terantuk dijalanan berkonstruksikan beton yang tidak presisi ketinggian permukaan kanan dan kiri bahu jalannya tanggal 14 Mei 2009
3. aku menceritakan dalam doa bersama teman-teman kostku Mr.Japeco dan Mr Henry melihat hamparan padang yang menguning yang ditiup oleh angin kalau saudaraku yang sudah melihat film Knowing kurang lebih seperti itu. Dalam benakku pertanda apa ini yang Tuhan berikan buat aku. Setelah sehari kemudian aku merenungkan, hari berikutnya aku mengucap syukur karena dari mulut bossku aku mendengar bahwa aku diangkat sebagai orang kepercayaan bossku yang nilainya setara dengan manajerku. Tapi dalam benakku kapan ya… akan naik gaji yang signifikan yang aku dapat rasakan…. Sekarang masih bisalah menabung walaupun ada kenaikan dari sisihan nilai gaji sebelumnya.
Tapi disisi lain malah aku berpikir tentang Yusuf “aku” yang dibuang menjadi budak ditanah Mesir kemudian menjadi orang kerpercayaan Potifar dan karena fitnah dsb selanjutnya perjalan Yusuf dapat bertemu dengan raja Firoun yang termasuk orang berkuasa di Mesir, apakah hidupku ada sebagian sama dengan Yusuf ?
4. Aku punya pengharapan aku dapat memiliki beberapa jenis usaha dan disisi lain bagaimana ya kalau aku terjun didunia peran seni?

My passion like my Father passion, I believe

// May 1st, 2009 // 1 Comment » // CauKwang

22 April 2009
Hemmm…. note ini note ke empat

Note ini kusisipkan dari note sesudah dan sebelumnya karena aktivitasku yang begitu padat dan melelahkan badanku…. Aku tidak bersungut-sungut akan hal ini, tapi aku menerima ini sebagai proses pembentukan dari Tuhan yang aku yakin ini baik untuk aku…

Sejujurnya kali ini tgl 01 Mei 2009 feel yang aku rasakan tidaklah sama dengan pada waktu aku menulis judul dinote ini, tapi aku mencoba untuk kembali melihat apa yang aku rasakan pada waktu itu…Oh ya satu tugas penting dari PKSku yang aku harus pikirkan dalam-dalam mengenai “Tanah Kanaan” agar visi Tuhan 2009 atas gereja dimana aku bertumbuh dapat aku rasakan dampaknya yakni Keajaiban Yang Tak Terbilang Banyaknya pasti terjadi dalam hidup. Ini yang menjadi dasar iman dalam hidupku untuk aku melangkah ke Tanah Kanaan yang dijanjikan Tuhan ditahun ini.

Aku terus merenungkan dan coba tanya Tuhan dimana Tanah Kanaan itu Bapa atas aku… Dalam diriku aku merasakan keinginanku yang sangat kuat (aku pikir ini passionku) yakni aku ingin dapat mandiri dan menjadi berkat didunia disain dan aku belum terpikir harus bagaimana caranya, tapi aku yakin Bapa akan buka jalan untuk ini… Aku ingin membuka usaha digital printing dimana aku juga dapat menuangkan ide-ide disainku diatas kertas dan membuka peluang usaha bagi orang-orang yang mencari kerja dan yang terpenting bagi hidupku aku dapat menghasilkan suatu buah karya yang memberkati banyak orang yang mencari dan membutuhkan…

Sebetulnya ada keinginan sesaat yang menggelitik hatiku yang lain dan acap kali hal ini muncul dan muncul tapi aku masih belum yakin bagaimana cara masuk kesana. Aku ingin masuk kedunia peran seni dalam layar kaca…. Rasanya keren dan bikin berdebar-debar… Mumpung masih muda, semangat ada, tenaga ada dan berada ditempat yang memiliki banyak kesempatan untuk maju… kenapa enggak ya…. Sobat pembaca misal ada info akan hal ini tolong kabari sapa tau punya tips-tips jitu untuk menuju kesana… kalau belum dicoba belum tahu hasil, kenapa ga dicoba…. ya ga sob?

Filipi 4: (4) Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!(6) Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.(8) Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

Aku patut mengucap syukur

// April 29th, 2009 // 3 Comments » // CauKwang

29 April 2009
Ini noteku yang kelima….tapi aku belum terpikir menamai dengan nama (title) apa yang tepat untuk note ini….(Ucapan Syukur)

Kini setelah aku coba renungkan lebih dalam lagi aku menamai noteku ini dengan “Aku patut mengucap syukur” 30 April 2009

Sekarang ini sekali lagi aku patut mengucap syukur kepada Bapa disurga akan kasihNya dalam hidupku karena kedua orangtuaku yang sangat memperhatikan aku ditengah kesibukanku dan berbagai peristiwa yang aku jalani hingga hari ini, PKSku yang tercinta yang tak jemu-jumu menegur aku bila aku salah dan tidak tepat dalam aku bertindak dalam pergaulanku dan keluarga komselku yang memberikan shearing yang membangun untuk kehidupan rohaniku

Ini Ayat yang menguatkan aku dalam aku mengucap syukur Mazmur 55-23 Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.

“Kemauanku bukan kehendakNya melainkan Percepatan dariNya”.

// April 27th, 2009 // No Comments » // CauKwang

21 April 2009
Ini noteku yang ketiga…
Kali ini aku akan menamai note “Kemauku bukan Percepatan dariNya”.
Hari ini rasanya banyak hal-hal yang menghimpit dalam hidupku, tapi tubuhku biasa-biasa saja yang aku rasakan tapi dalam jiwa dan rohku aku ingin mengerang sekeras-kerasnya kepada Tuhan.. Malam lalu sepulang aku dari kerja kedua roda motorku semuanya kempes tapi semula aku berpikir positif saja, apa mungkin ini karena benda asing yang menusuk roda motorku tapi kenapa kedua rosa motorku? Pada waktu itu (20 April 2009) aku pulang kerja sekitar 18.30 petang dan aku menuntun sepeda motorku sekitar hingga 1km ketempat tukang tambal ban, hem….rasa capek juga.
Tak kuduga sebelumnya,tapi aku sudah merasa kuat bahwa motorku kempes bukan karena benda asing masuk kedalam roda tapi ini dikerjain oleh siapapun orangnya dia yang bekerja dimana aku bekerja. Malam Selasa ini aku langsung mengsms bossku dan managerku untuk menceritakan kejadian ini dan bossku dan managerku menanggapi ini dengan serius. Beliau mengadakan meeting dihari Selasa, 22 April 2009. Tak kuduga dari apa yang aku pikirkan dan apa yang aku ingat dulu waktu aku berdoa. Dalam doaku aku diingatkan akan permohonan doaku yang dulu “Aku minta untuk menjadi pemimpin yang tangguh dan memiliki integritas yang tinggi”. Pada kenyataannya ini proses Tuhan yang tanpa aku memiliki persiapan yang kuat dan aku harus hadapi malah berbalik arah, yang aku rasa dibela tapi aku diingatkan tentang kejadian yang menghimpit aku untuk berubah dari apa yang aku rasa nyaman.
Tuhan proses aku untuk harus memiliki kerendahan hati yang luar biasa, pengendalian diri terutama terhadap perkataan (penyampaian) dan pola pembaharuan budi. Rasa yang kurasakan dalam diri ini aku tidak nyaman dan kadang kala aku merasa seperti bukan aku yang dulu. Aku diingatkan dan belajar kembali terhadap bangsa Israel yang keluar dari perbudakan bangsa Mesir, karena bangsa Israel bersungut-sungut dan tidak taat terhadap Tuhan yang membawa bangsa Israel; bangsa ini dibawa berputar-putar selama 40 tahun tanpa percepatan. Aku belajar menerima kejadian ini dengan sikap hati dengan ucapan syukur karena dimana aku bekerja disana aku dibawa untuk aku belajar juga, termasuk taat terhadap pemimpin sebagai pemegang otoritas. Tuhan Yesus aku ingin lulus kelas dalam ujian tercepatan dariMu dengan hasil yang luar biasa… Sekarang ini proses ini masih aku jalani.

Roma 13: (1)Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.(2) Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya.(3) Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya.(4) Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.(5) Sebab itu perlu kita menaklukkan diri, bukan saja oleh karena kemurkaan Allah, tetapi juga oleh karena suara hati kita.
Amsal 18: (21) Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.

Bersukacita dalam pujian dan penyembahan

// April 27th, 2009 // 1 Comment » // CauKwang

Thursday 16April 2009

Once time this is my second note I write…

Kemarin malam Rabu 14 April 2009 aku merasakan sukacita Allah penuh dalamku… dan aku sulit membendungnya. ingin rasanya bila ini diwujudkan dalam barang aku ingin membagi-bagikan kepada teman-teman yang ada dikostku pada waktu ini. Aku percaya ini juga yang dirasakan oleh teman-teman kostku dimana kita berlima ada dikamar Bayu-Toni. Ini sekilas dari noteku yang pertama.

Malam tadi Rabu 15 April 2009 aku mengajak teman-teman kostku untuk berdoa bersama kembali sehabis kami makan nasi uduk-ayam goreng mak nye kalau kami mengatakannya dan setelah pulang dari CGF digereja. Hem…rasanya sudah lelah, capek ditambah mataku sudah mengantuk karena kerja seharian dikantor dan waktu itu sudah menunjukkan pukul 23:40 yang aku rasakan sebelum berdoa.

Pada waktu aku berdoa aku hanya mengingat tentang kebaikan Tuhan saja karena Tuhan Yesus sudah menjagaku hingga saat ini baik aku didalam kesusahan ataupun kesukaaan. Setelah aku selesai berdoa aku mendapatkan rhema untuk tenang dan aku mencoba mengingat kembali kebaikan Tuhan dalam hidupku dengan ketenangan; yang pasti aku ada sampai menulis ini dengan kondisi sempurna dan sehat karena kebaikan dan kasih sayang Tuhan dalam hidupku. Tuhan Yesus mengingatkan aku melalaui Roh Kudus yang tinggal dalam aku. Aku hanya berdoa pada visi hidupku tahun ini agar apa yang aku kerjakan tidak melenceng. Puji Tuhan ada beberapa yang sudah Tuhan wujudkan dalam hidupku. Tapi aku percaya dalam imanku aku terus bersandar dan berharap akan Tuhan dengan visiku yang masih belum terwujud…. Hem…ini yang menjadi kekuatanku.

Friend hari ini aku mendengar banyak masalah-masalah dalam pekerjaanku yang sebetulnya bukan hal yang rumit tapi ini yang cukup mengganggu yaitu karyawan lapangan yang menuntut kejelasan jam kerja yang berhubungan dengan upahnya. Memang sebelumnya aku dan manajerku mempunyai pandangan yang berdeda, hal ini awal polemik yang terjadi dikantorku dan menjadi pergumulan buat kami staff yang terlibat untuk menyelesaikan masalah ini. Hal ini mengajarkan kepadaku tentang karakter penundukan diri terhadap pemimpin. Hari demi hari hingga saat ini aku terus belajar mengenali karaker sesorang dan menanggapinya dengan rendah hati dan puji Tuhan hubunganku yang semapat tegang mulai dipulihkan kembali…..

Tak berkesudahan kasih setia TUHAN tak habis-habisnya rahmat-Nya selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! ~ Ratapan 3:22-23

// April 27th, 2009 // No Comments » // CauKwang

2 April 2009
Ini Note yang pertama
Tak berkesudahan kasih setia TUHAN tak habis-habisnya rahmat-Nya selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! ~ Ratapan 3:22-23

Sebetulnya awalnya aku agak blank juga harus menulis apa dalam noteku ini karena aku trus memuji Tuhan dengan mp3 walaupun sebelumnya aku masih sibuk dengan mecari worship songs apa yang tepat. Tapi aku menemukan kata-kata didalam facebook ku yang memberkati aku dan semoga ini juga memberkati untuk saudara sekalian yang membacanya “Bahwa kasih Tuhan tak akan berkesudahan dan selalu setiap hari”, walaupun terkadang bahkan seringnya kita bernegosiasi dengan Tuhan Yesus akan kelelahan kita untuk tidak mencari wajah Tuhan. Tapi aku akan terus mecoba dengan semangat walaupun aku sudah cukup bahkan sangat lelah setelah bekerja.