Archive for Jafeto

Tangan Yang Rajin Hati Yang Berserah

// May 11th, 2009 // No Comments » // Jafeto

Kesibukan adalah cara paling memudah bagi Setan untuk membuat kita lupa akan Tuhan, aku ingat kisah ISRAEL saat jadi budak mesir, ketika MUSA bertemu dengan FIRAUN hendak membawa ISRAEL berdoa kepada Tuhan, FIRAUN membuat mereka terikat pada pekerjaannya sehingga mereka bisa lupa kepada Tuhan.
http://oneyearbibleimages.com/israel_egypt.jpg
Keluaran 5 : 1-9
(1) Kemudian Musa dan Harun pergi menghadap Firaun, lalu berkata kepadanya: “Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Biarkanlah umat-Ku pergi untuk mengadakan perayaan bagi-Ku di padang gurun.”
(2) Tetapi Firaun berkata: “Siapakah TUHAN itu yang harus kudengarkan firman-Nya untuk membiarkan orang Israel pergi? Tidak kenal aku TUHAN itu dan tidak juga aku akan membiarkan orang Israel pergi.”
(3) Lalu kata mereka: “Allah orang Ibrani telah menemui kami; izinkanlah kiranya kami pergi ke padang gurun tiga hari perjalanan jauhnya, untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allah kami, supaya jangan nanti mendatangkan kepada kami penyakit sampar atau pedang.”
(4) Tetapi raja Mesir berkata kepada mereka: “Musa dan Harun, mengapakah kamu bawa-bawa bangsa ini melalaikan pekerjaannya? Pergilah melakukan pekerjaanmu!”
(5) Lagi kata Firaun: “Lihat, sekarang telah terlalu banyak bangsamu di negeri ini, masakan kamu hendak menghentikan mereka dari kerja paksanya!”
(6) Pada hari itu juga Firaun memerintahkan kepada pengerah-pengerah bangsa itu dan kepada mandur-mandur mereka sendiri:
(7) Tidak boleh lagi kamu memberikan jerami kepada bangsa itu untuk membuat batu bata, seperti sampai sekarang; biarlah mereka sendiri yang pergi mengumpulkan jerami,
(8) tetapi jumlah batu bata, yang harus dibuat mereka sampai sekarang, bebankanlah itu juga kepada mereka dan jangan menguranginya, karena mereka pemalas. Itulah sebabnya mereka berteriak-teriak: Izinkanlah kami pergi mempersembahkan korban kepada Allah kami.
(9) Pekerjaan orang-orang ini harus diperberat, sehingga mereka terikat kepada pekerjaannya dan jangan mempedulikan perkataan dusta.

http://cikgufarizal.com/wp-content/uploads/2008/01/busy.jpgAku sepertinya sama dengan ISRAEL, sangat sibuk, bagaimana tidak, aku harus kerja sebagai programer dan support, beberapa hari ini pulang diatas jam setengah delapan malam dari kantor. Masih harus mikirin album, Komsel, pelayanan Praise and Worship, mengembangkan CGF, dan masih banyak lagi yang lainnya…

Sejujurnya aku sangat kecapean, kadang aku berpikir apakah memang ini semua yang harus kujalani ( aku bisa memilih waktuku dengan bijaksana, hanya dengan Kerja dan memilih satu bidang untuk pelayanan ) dan hal tersebut membuatku merenungkan kembali setiap kesibukan yang aku kerjakan…

Jangan-jangan aku sendiri yang suka sibuk. Jangan-jangan aku sendiri yang tidak bijaksana. Jangan-jangan aku memang tidak congruent, tidak bisa menyeimbangkan diriku, pribadi diluar diriku dan keadaan yang sedang kujalani hari-hari ini…

Sampai akhirnya aku ingat suatu prinsip yang Pastor Obaja Setiawan selalu pegang dalam hidupnya.

“Tangan harus terus bekerja, tetapi hati tetep semeleh sama Tuhan”

Kata “semeleh” artinya meletakkan ( dengan pasrah dan utuh ). Dan aku sangat diberkati sekali dengan hal tersebut. Roh Kudus membimbingku kepada suatu Rhema yang luar biasa.

http://www.adroitglobalnetwork.com.my/uploads/uploader/photo_58.gifTANGAN YANG RAJIN : Firman berkata kalau kita tidak mau kerja, kita tidak usah makan. Juga Iman tanpa perbuatan adalah sia-sia. Karena itu aku belajar sebagai anak-anak Allah aku harus bekerja sebaik mungkin SUKA TIDAK SUKA DENGAN YANG KUKERJAKAN SEKARANG, aku tidak hanya bekerja untuk perusahaanku, aku tidak hanya bekerja untuk menyenangkan atasanku, tapi TUHAN yang melihat kesungguhan hatiku.
KOLOSE 3:23 berkata APAPUN JUGA ( bukan hanya pelayanan, atau kalau lagi digereja ) YANG KAMU PERBUAT, PERBUATLAH DENGAN SEGENAP HATIMU, SEPERTI UNTUK TUHAN DAN BUKAN UNTUK MANUSIA!!!
Karena itu aku berusaha untuk memberi terus yang terbaik dalam pekerjaanku. God know my heart exactly… Aku percaya, yang sedang kulakukan dengan kesungguhan Dia yang akan memberkatiku dengan limpah…

http://www.freewebs.com/alvinsu83/surrender.bmp?0.3342274180389084HATI YANG BERSERAH (SEMELEH) Sesibuk apapun masihkah kita ingat akan keberadaan Tuhan. Sehingga kita menjadi tidak kuatir. Sebab ketika TANGAN KITA RAJIN dengan segenap hati kita bekerja, TUHAN YANG AKAN MENYEMPURNAKANNYA, DIA yang akan memberikan JALAN KELUAR bagi project2ku yang buntu, melembutkan hati USERku atau rekan kerjaku, memudahkan jalan-jalanku, memberikan kemampuan untuk menyelesaikan setiap HELPDESK yang harus kukerjakan… KETIKA HATIKU BERSERAH, aku sungguh merasakan BADANKU CAPEK, TAPI ROHKU DAN JIWAKU TIDAK. AKU tetap bersuka cita sekalipun dari jam 8.30 pagi sampai jam 20.00 aku harus di kantor dan menyelesaikan pekerjaanku. Sekalipun kadang aku merasa pekerjaanku paling lambat diantara teman-temen teamku… TUHAN menenangkan hatiku dan berkata DONT WORRY I’M IN CHARGE RIGHT NOW, I WONT LET ANYTHING HAPPEN TO YOU. Dan yang bisa kukatakan hanyalah be still my soul…

Teman-teman aku sangat sadar bukan hanya aku yang sibuk atau mengalami masalah dalam pekerjaan, dan juga bukan karena kebetulan kalo tiba-tiba anda membaca note saya hari ini. If GOD can make my soul calm, If God can make me Strong through anything, saya percaya BAPA juga ingin melakukan hal yang sama kepada anda…

Pertanyaannya, MAUKAH anda juga MEMILIKI TANGAN YANG RAJIN DAN HATI YANG BERSERAH!!!

BUKAN DENGAN KEKUATANKU

KU DAPAT JALANI HIDUP INI

TANPA TUHAN YANG DI SAMPINGKU

KU TAK MAMPU SENDIRI

ENGKAULAH KUATKU

YANG MENOPANGKU

KU PANDANG WAJAHMU DAN BERSERU

PERTOLONGANKU DATANG DARIMU

PEGANGLAH TANGANKU JANGAN LEPASKAN

KAULAH HARAPAN DALAM HIDUPKU
(Kaulah Harapan – Sari Simorangkir )

In His Love
Jafeto

Quote

// May 8th, 2009 // No Comments » // Jafeto

Because there’s nothing worse in life than being ordinary – American Beauty.

When The Devil Wears Prada What U Wear??

// May 8th, 2009 // 1 Comment » // Jafeto

http://roddysrockinreviews.files.wordpress.com/2009/04/the-devil-wears-prada3.jpg
Kolose 3 : 23 Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Excelent… Thats my feeling when I saw Anne Hathaway playing her role in Devil Wears Prada.
Sebagai seorang pekerja dia bisa membuat Bos nya terkesan. Dengan sikapnya dan kinerjanya Excelent…

Gue pengin Excelent… Bos gue bukan cuma sekedar Atasan gue di kantor tapi “BIG BOS” yang ngawasin gue…

So I must be Excelent… Semangat!!!!!!!!!!!!!!!!

The Peace Words

// May 7th, 2009 // 3 Comments » // Jafeto

http://th01.deviantart.com/fs6/300W/f/2006/353/e/8/dont_speak_by_PiZZaDreaMs.jpgPerkataan adalah sesuatu yang mudah untuk diucapkan begitu saja, tetapi sulit untuk diketahui sesungguhnya apa pengaruhnya bagi orang yang mendengarkan.

Entah kenapa perkataan menjadi sesuatu yang kuperhatikan oleh diriku akhir-akhir ini. Tapi memang hal itu meyakinkanku untuk menulis sebuah tulisan tentang perkataan.

Diawali tadi siang dalam sebuah percakapan dengan seorang teman
Teman : “Sorry Jaf, boleh ngasih masukan tidak ya?”
Jaf : “Apa??? Please, Im open with it…”
Teman : “Ada teman kamu siapa itu namanya ( menyebut sebuah nama) aku merasa tidak oke dengan cara dia bercanda dengan seorang cewek.”
Jaf : “Maksudnya ??? Can u explain it??”
Teman : “Dia mengatai temannya itu kingkong or something. Some a harsh word. I think we’re son of God so we supposed to be different. Dan sama saja aku melihat temannya yang satunya membalas dengan kata-kata yang sama kasarnya…”

* for note teman yang ngomong ini adalah seorang teman baru saja berkumpul dalam komunitas kami…

In other case, malam ini setelah pulang komsel saya membaca sebuah blog milik salah satu teman blogger yang jauh lebih terkenal dan memang tulisannya bagus hehehe… Si Margaritha yang menjadi tidak yakin dengan dirinya sendiri, tentang apa yang tengah ia bangun dalam hidupnya untuk menjadi lebih baik, karena komentar rekan yang lain yang mengunjungi blog dia dan memberikan komen yang tidak membangun. Yang memberikan suatu penghakiman terhadap apa yang dia tulis…

Dipandangan saya yang membaca setiap postingannya dan selalu berharap agar dia cepat menulis supaya ada sesuatu yang ringan, menghibur dan membuat saya bisa lepas dari kepenatan, dia selalu menulis sesuatu dengan baik, jujur, dan wajar. Tidak arogan juga tidak bermaksud menyakiti, bahkan saya membaca bahwa blog tulisannya di pakai oleh kompas untuk menjadi salah satu blog yang mewakili suara hati orang indonesia di singapura ketika David Hartanto meninggal disana yang masih diperdebatkan kisahnya, tulisannya mewakili secara jujur apa yang dialaminya ketika tinggal disana (dan dijaman dimana semua memakai make up, berapa banyak orang masih berani jujur). Tetapi sekali lagi karena sebuah perkataan yang tidak pada tempatnya, sehingga hal tersebut bisa mematahkan semangat seseorang.

Dimata saya, sama seperti semua orang tidak sempurna, dia juga tidak sempurna dan ada hal-hal yang perlu diperbaiki, tetapi like bible said “A word fitly spoken and in due season is like apples of gold in settings of silver.” Mengatakan sesuatu tepat pada waktunya adalah sesuatu yang mahal harganya. Bukan berarti jika ada yang salah kita berhak mengucapkan komentar begitu saja tanpa melihat situasi atau kondisi, tepat ataukah tidak.

Dalam versi bahasa indonesia sehari-hari dalam kitab Amsal 15:4  tertulis “Kata-kata yang baik menambah semangat, kata-kata yang menyakitkan melemahkan hasrat.” Dan ini membuat saya semakin yakin bahwa saya harus memperhatikan perkataan saya. Apa yang keluar dari mulut saya. Pernahkan kita berpikir bahwa kita harus bertanggung jawab dengan kata-kata kita sehingga setiap kali kita berkata-kata kita harus sadar bahwa apa yang kita ucapkan memiliki pengaruh yang sangat hebat terhadap diri kita dan orang lain.

Speak Up for Peace by * Honest *.Ketika diri kita atau orang lain sedang dalam kondisi yang ragu-ragu, tengah membutuhkan support, kemudian kita datang dengan kritik, maka matilah impian atau motivasinya untuk maju. Tetapi jika diri kita atau orang lain tengah bimbang, ragu, patah semangat, tapi kita memperkatakan hal yang baik, saya percaya itu akan menimbulkan semangat dan kepercayaan diri bagi yang mendengarnya.

Saya jadi merenung, perkataan macam apakah yang muncul dari mulut saya. Perkataan yang baik sehingga menambah semangat ataukah kata-kata yang menyakitkan yang melemahkan hasrat? Berapa banyak dalam hidup saya, saya berkata-kata dengan baik, sehingga diri saya dan orang-orang disekitar saya mendapatkan motivasi dan bisa menjadi maju karenanya. Juga sebaliknya, berapa banyak dalam hidup saya, juga orang-orang disekitar saya menjadi patah semangat karena saya mengucapkan kata-kata yang menyakitkan.

Tapi hari ini saya menemukan beberapa hal bahwa perkataan yang membangun membuat hidup beberapa orang disekitar saya berubah.

Anak sel saya akhirnya berani untuk maju dalam Audisi disebuah Talent Artist, karena saya berusaha terus untuk memotivasi dan mendorongnya untuk maju. Dan akhirnya dia lolos casting…

Atau seorang lagi berani mengikuti kontes L-Men karena saya dan teman-teman mendukung dia untuk maju terus, padahal dia bercerita bahwa ketika dia ingin ikut kontes sebenarnya hanyalah sesuatu yang asal diucapkan saja…

Atau seorang yang lain lagi yang sudah berencana tidak datang Cell Group, tetapi karena saya memotivasi dia, akhirnya perkataan yang baik itu membuat dia mau datang ke dalam cell group dan membuat dirinya termotivasi dengan baik.

Perbaiki perkataan kita ada kuasa didalamnya, dia bisa membangkitkan banyak kehidupan atau sebaliknya mematikannya…

Better than a thousand hollow words, is one word that brings peace.

 Buddha quotes (Hindu Prince Gautama Siddharta, the founder of Buddhism, 563-483 B.C.)

Yakobus 1 : 26
Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.
Yakobus 3 : 5 – 6
Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar.
Lidahpun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.

Keberanian!!!

// May 4th, 2009 // 2 Comments » // Jafeto

Malem ini cuma doa singkat dan mau bobo secepatnya… capek oi…

Event hari ini belajar ice skating sesuatu yang baru buat aku… bayangin seumur2 gak pernah kek gituan (apalagi aku dari desya kecil gitchu…) wkwkwkwkw…

Cuman katanya pengajar gue hari ini si Ronald, dia bilang aku dah lumayan untuk pemula… Tapi sukses dengan 14 kali jatuh, beberapa kali dengan parahnya sampai seluruh badan tersungkur di es T_T…

Tapi tahukah bahwa jatuh yang pertama kali itu paling menakutkan dan sesudahnya jadi lebih berani maen ice skate…

Keberanian membuatku bisa. Just thinking simple, kalo aku gak berani aku gak bakal bisa… Dan akhirnya 14 kali sudah aku tersungkur :D

Oke mesti berani dalam hal yang lainnya juga. Doaku malem ini biar Tuhan berikan keberanian yang luar biasa seperti Tuhan berikan pada Gideon kepada hidupku…

Amen

Integritas!!!

// May 2nd, 2009 // 3 Comments » // Jafeto

This is my special posting, I have faith that this is one of main thing yang mesti dibangun dalam kehidupan kita. Selain pursue our Life Purpose, satu hal ini adalah hal yang penting untuk menjaga kita tetap dalam panggilan yang disediakan Allah bagi kita.

“Kharisma membawa kita sampai ke puncak, tetapi karakter yang akan tetap membuat kita berada di puncak”

Perkataan diatas benar sekali. Banyak sudah kita menemukan kisah dimana orang-orang bisa sampai dipuncak tetapi membuat mereka hancur karena apa yang mereka temukan disana.
Contoh paling klasik adalah si Samson. Kharisma dia adalah kekuatannya yang diberikan Tuhan, tetapi karena karakternya tidak bagus, dia jatuh karena wanita bernama Delila. Kapasitas yang diberikan Tuhan menjadi sia-sia karena ketika dia sampai puncak, karakternya yang lemah membuatnya gagal tetap menjaga panggilan kehidupannya.

APAKAH NAMA KARAKTER TERSEBUT ?? Namanya adalah INTEGRITAS.
Integritas adalah KEBENARAN DARI DALAM. sesuatu kebenaran yang dari dalam hidup kita, apa yang kita katakan itulah yang kita dihidupinya.

Dalam satu postingannya si Hendry baca bukuku yang berjudul “Be A Star” ada sebuah ilustrasi tentang balon. Dalam buku itu diceritakan ada seorang Anak yg melihat begitu byk balon-balon gas dengan berbagai bentuk dan warna.

Kemudian di bertanya kepada Ayahnya “Ayah…Balon yg warna dan bentuknya seperti
apakah yg akan terbang tinggi..!!!!”
Kemudian Ayahnya menjawab “…Bukan warna dan bentuknya yg bisa membuatnya terbang tinggi,
tp isi dari balon itu yg bisa membuatnya terbang paling tinggi”

Dalam khotbah yang saya dengar di hari kamis lalu di KGPC Kelapa Gading ada 5 hal yang menjadi bagian Integritas :
1. KEJUJURAN
Amsal 15:8 Korban orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi doa orang jujur dikenan-Nya.

YUDAS adalah pribadi yang kapasitas yang luar biasa. Jelas dia bukan murid yang bodoh, karena dia dipercaya menjadi bendahara untuk mengatur keuangan, tetapi ketidak jujuran dalam hatinya membuat dia menjual TUHAN YESUS.

Dalam hal apakah KEJUJURAN kita dibuktikan :
a. PERKATAAN
bagaimana cara kita berkata-kata, sudah kita jujur atau mulut kita penuh tipu daya. Ingat Bapa dari penipu adalah Setan itu sendiri.
b. PERPULUHAN
sekali lagi ini bukan masalah bikin kaya yang punya gereja ( seperti yang sering didengungkan banyak orang yang gak mau perpuluhan )
Tetapi ini masalah kejujuran, bahwa uang yang kita punya hanya 90% adalah hak kita. 10% adalah milik Tuhan. Jika kita memberi persepuluhan itu bukan persembahan tetapi mengembalikan apa yang menjadi milik Tuhan.
Ini adalah masalah kepercayaan yang Tuhan berikan atas kita. Masihkah kita jujur menjaga kepercayaannya???
2. KETULUSAN
Orang yang tulus berarti tidak memiliki motif tersembunyi ketika melakukan sesuatu kebaikkan.
Saat ini sangat sulit mencari orang yang sungguh-sungguh, jaman globalisasi membuat orang berpikir global, keuntungan adalah faktor yang sangat penting sehingga orang menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Seringkali orang berbuat baik karena ada motif.

Rajin melayani digereja biar orang-orang menghargai.
Menjadi PKS supaya punya kedudukan.
Banyak menabur supaya bisa dipandang sebagai jemaat yang murah hati.
Dst… Yang dilakukan tidak salah tetapi motivasi yang salah akan membuat sia-sia pelayanan yang dilakukan.

Belajarlah seperti Yesus yang tulus. Dia menolong dan menyelamatkan kita tanpa benefit apapun ( waktu itu ) tapi lihatlah sekarang Keteladanannya menjadi pengaruh besar dalam dunia dalam kurun 2000 tahun lebih…

3. APA ADANYA / TIDAK MUNAFIK
Di gereja seperti malaikat, tetapi di kantor, rumah jahatnya melebihi Setan!!! Hidup kita di gereja, hidup kita dikantor, hidup kita dalam kehidupan sehari-hari harusnya sama, bukan akting yang dibuat-buat!

4. BERANI MENGAKUI KESALAHAN
Satu hal yang membuat kita susah mengakui kesalahan adalah KESOMBONGAN. Lucifer dibuang bukan karena kesalahannya tetapi karena KESOMBONGANNYA!!! Tuhan benci dengan orang sombong.
Saat kita salah akui kesalahan dan perbaiki sehingga hidup kita semakin menjadi baik dan luar biasa dalam Tuhan.
Daud menjadi kesayangan Tuhan bukan karena tidak berdosa tetapi karena dia mau akui kesalahannya.

5. TANGGUNG JAWAB
Orang yang bertanggung jawab adalah orang yang berani memulai dan MENYELESAIKANnya sampai akhir apa yang jadi tanggung jawabnya.

About my self, waktu mendengarkan khotbah tersebut, aku merasa ditampar berkali-kali. Mau nangis rasanya, karena sejujurnya hidupku masih jauh dari Integritas. Sering kali aku melakukan hal-hal yang mendukakan hatinya. Tetapi aku sangat bersyukur, aku diingatkan tentang hal ini, dan yang luar biasa adalah AKU TAHU TIAP KALI AKU MELANGKAH MAJU BERSAMA TUHAN AKU MENJADI LEBIH BAIK.

Ini PR yang panjang membangun Integritas dalam hidupku, tetapi aku berdoa dan percaya sebab bukan oleh kuat atau gagahku, tapi oleh ROH TUHAN didalamku…

Relax a moment

// May 1st, 2009 // 1 Comment » // Jafeto

Image

BEAUTIFUL LIFE…

// May 1st, 2009 // 2 Comments » // Jafeto

Dear All Please choose wich one quote that be your fave, and then write it in comment, Let sharing about it togheter






























Behind the Line :
Actually I’ve got the picture from my fren album on facebook. I feel so blessed thats why I post it on my Blog. Remind us to be wise in Life. Thx its been blessed my much…

Satu kualitas bernama Integritas

// April 30th, 2009 // 2 Comments » // Jafeto

Malam ini dalam ibadah dikelapa gading aku mendengarkan khotbah tentang Integritas. Khotbahnya sangat memberkati sekali… Aku tertempelak berkali-kali, but I know I need it a lot to make my self growing and be a better Son Of God…

Im so tired, I will share the whole preaching tommorow… Tapi sekali lagi ingatkan aku tentang integritas… Dan ini adalah cara kita menjaga hati dan hidup kita agar tidak menjadi sama dengan dunia…

Aku mau belajar hal ini dengan sungguh-sungguh. Karena aku SADAR HIDUPKU PENTING dan sudah selayaknya AKU MEMPERLAKUKAN DIRIKU DENGAN PENTING…

PURPOSER-jadilah beda dari dunia, bukan dari cara berpakaian, atau hal-hal yang keliatan, tapi dari dalam diri kita, mari bangun Integritas bersama-sama…

Little searching bout Integrity Its I got

Integrity
The state or quality of being entire or complete; wholeness; entireness; unbroken state; as, the integrity of an empire or territory.
Moral soundness; honesty; freedom from corrupting influence or motive; — used especially with reference to the fulfillment of contracts, the discharge of agencies, trusts, and the like; uprightness; rectitude.
Unimpaired, unadulterated, or genuine state; entire correspondence with an original condition; purity.

Buatku bicara Integritas adalah MENGHIDUPI APA YANG KITA KATAKAN DAN PERCAYAI… YANG DIHIDUPI SAMA DENGAN YANG DIKATAKAN…

Quote of The Day

// April 30th, 2009 // 2 Comments » // Jafeto

Jangan berdoa untuk hidup yang lebih mudah. Berdoalah untuk menjadi manusia yang lebih kuat. Jangan berdoa untuk tugas yang setara dengan kekuatanmu. Berdoalah untuk kekuatan yang setara dengan tugasmu.”
Philip Brook