Posts Tagged ‘renungan’

Start From Now

// July 29th, 2009 // No Comments » // Erwin

Melakukan segala sesuatu setengah2…

Melakukan dengan seenaknya…

Tidak fokus tujuan..

Mudah berubah arah…

Malas…

Hentikan… hentikan…:D inilah saatnya untuk mengalami perubahan.. menghilangkan label2 negatif yang ada pada diri ku.. entah itu dari perasaan ku sendiri ataupun dari orang2 yang berada di sekitarku.

Sebenarnya aku pernah mengalami masa2 berat yang di label kan pada diriku di lingkungan keluarga.. dan terkadang hal itu membuatku sedih.. dan hampir melakukan yang tidak2 gara2 hal itu. Tp lama kelamaan aq sudah berhasil melupakannya.. dan menghilangkan label itu. karena jika tidak melupakannya dan mengingat label itu “BODOH” terus aku tidak akan seperti saat ini. Aq berhasil membuktikannya dengan apa yang kudapat saat ini dan aku bukan orang “BODOH” (tidak ada manusia yang dilahirkan bodoh)

Aku adalah tipe orang pemikir, pencemas, dan berusaha melakukan sesuatu yang sudah pasti, tapi tidak selamanya bertindak seperti itu menguntungkan bagiku. Hal ini membuatku menjadi takut melihat kedepan.. malas menghadapi sesuatu dan kejenuhan.. tp sebenarnya aq bisa menyelesaikan semuanya kalau aku tekun.. Intinya mulai sekarang aku harus berani melangkah.. fokus sesuai visi.. apapun resikonya itu adalah tahap awal untuk berhasil. Saat ini aku mulai fokus kedepan.. memanfaatkan talen yang kumiliki (kasih karunia) aku punya kemampuan untuk membuat sesuatu yang tidak bisa dibikin orang lain.. namun selama ini.. aku selalu mengabaikannya… Entah kenapa aku selalu begitu? apakah karena aku terlalu banyak berpikir, mencemaskan segala sesuatu… sehingga susah melakukan pergerakan.. Aku harus melabeli diriku.. aku mampu.. mampu dan pasti berhasil.. tahap demi tahap harus kulalui.. itulah proses… banyak orang sukses dimulai dari hal kecil dan itu terbukti…

Mungkin selama ini aku belum apa2.. tp suatu saat nanti orang boleh melihat.. kalau Aku beda… AMIN:D

aku mau… mau.. dan mau… MULAI DARI SEKARANG!!!!

Selama Ini Aku Hanya Takut (No More Trial-eng.ver)

// May 15th, 2009 // 4 Comments » // Erwin

Takut melangkah.. adalah masalah yang masih sering kuhadapi sampai saat ini. Terkadang aku bingung dan merasa tidak yakin dengan apa yang akan kulakukan… Dimana aku hidup sendiri… dan aku harus memutuskan apa saja yang aku lakukan.. Walaupun aku tahu Tuhan selalu bersamaku, tetapi mengapa terkadang perasaan itu selalu muncul begitu saja.. dan terkadang membuatku bingung.. sedang apa aku sekarang… dan apa yang akan aku lakukan ini apakah hanya sekedar trial saja dengan sesuatu yang tidak pasti di depan?? Hal itu terkadang selalu muncul dalam benakku. Aku selalu melakukan segala sesuatu dengan serius dan tekun.. walaupun terkadang aku merasa ga yakin bahwa aku itu bisa.. (pasti semua orang pernah mengalami ini) setelah aku menjalaninya dan dan ternyata aku bisa.. maka aku baru benar-benar yakin bahwa aku bisa . Hmm mungkin untuk kasus yang dimana aku hidup sendirian dan tidak ada orang di sekitarku.. hal ini ga akan terlalu ngefek, tapi aku hidup tidak sendiri.. dimana akau mempunyai relasi, rekan kerja dan orang-orang yang membutuhkanku.

Selama perasaan takut itu masih ada dalam diriku.. bagaimana mungkin aku dapat menjadi seseorang yang dapat dipercaya dan diandalkan oleh mereka? dan bagaimana nantinya jika aku menjadi seorang pemimpin yang segala keputusanku akan sangat berpengaruh bagi jalannya perusahaan? Apakah selama ini aku akan selalu terus menganggap hidup ini adalah trial? akhhh tidak, tentu tidak.. selama ini selalu terjadi dalam hidupku aku akan sulit untuk mengalami kenaikkan level dan berhasil…

Saat ini aku sebagai programmer selalu mengalami kenaikan level.. selama hampir 2 bulan aku bekerja 2 proyek sudah kuselesaikan… yang satu sudah benar2 berhasil dan yang satu lagi sudah namun masih ada sedikit kekurangan karena ada tambahan permintaan dari user. Proyek ini adalah proyek yang bukan main-main.. dimana aku dibayar mahal untuk membuat itu. Awalnya aku ragu dan tidak yakin dengan semua ini.. tapi atasan mempercayakan hal ini padaku.. Jika saja aku menggagalkan proyek ini… tidak hanya diriku yang tertimpa masalah..namun atasan pasti juga akan ditegur oleh user atau perwakilan yang Indonesia. Disini aku merasakan sulitnya menjadi orang yang dipercaya oleh orang lain, dimana orang menganggap jika semua itu kukerjakan pasti beres.. sedangkan disisiku.. aku masih orang baru dalam perusaahan itu dan aku selalu berpikir bahwa apakah aku bisa.. aku ga yakin dengan semua ini.. dan aku disitu aku mulai merasa bahwa saat ini aku masih coba-coba.. Tidak, aku harus merubah sudut pandangku.. ini bukan lagi kuliah, coba-coba, jika tidak berhasil ya sudah, besok lebih dimaksimalkan lagi.. tidak ini adalah sesuatu yang menyangkut kepentingan orang banyak.. dan semua orang bergantung dengan apa yang aku kerjakan.. Bahkan besok senin ini aku diutus oleh atasan ke Malang (pabrik dimana aku bekerja) dengan beberapa misi bukan main-main dan aku sama sekali belum pernah ke sana dan orang-orang disana belum mengenalku. sekarang ini juga aku masih berpikir kenapa harus aku?? kenapa aku begitu dipercaya.. dan apakah aku bisa? huf sangat susah menghilangkan pikiran itu dalam benakku..

Disini aku ingin mensharekan bahwa kita jangan selamanya hanya menganggap sesuatu yang sepele itu sebuah trial.. bahkan untuk sesuatu yang lebih penting. Jika kita selalu manganggap itu trial.. maka kita tidak akan pernah bisa bekerja 100%. Hal ini sangat penting. Bahkan sewaktu latihan menari pun, aku pernah diajarkan berikanlah latihan itu 120% karena saat kita pentas dipanggung nanti, pasti akan menurun 20% dari saat kita latihan, sehingga menjadi 100%.. Intinya jika selama ini kita hanya setengah-setengah, bagaimana dengan kedepannya nanti?????????????????????

dan

Ingatlah untuk selalu mengalami kenaikan level, baik itu dalam pekerjaan maupun dalam kehidupan rohani kita.

Think It

Thx God for blessing Me Always..

Must Be Patient

// April 29th, 2009 // 9 Comments » // Erwin

Semalam Erwin diingatkan oleh Tuhan untuk bersabar, dan tidak menghadapi segala sesuatu dengan emosi. Erwin mendapat ayat,

Efesus 4:2 Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar, Tunjukkanlah dalam hal saling membantu.

Satu kata yang cukup mengena buat Erwin adalah SABAR. Erwin masih sering mengeluh dan mengeluh. Sedangkan Erwin tahu, orang yang banyak mengeluh itu pasti susah untuk menjadi sukses dalam hidupnya. Erwin tidak mau seperti itu. Erwin akan selalu berusaha menjalani apa yang ada di depan Erwin, walaupun susah dan perlu kerja keras. Tapi untuk menjadi seseorang yang sukses, Erwin harus mampu melewati semuanya itu.

Kemaren Erwin mendapatkan pekerjaan yang cukup membuat Erwin harus memeras otak sampai benar2 pusing dan tidak bisa berpikir lagi. Satu hal yang Erwin pikirkan saat itu ingin lepas dari semua ini dan bebas. Tapi untuk bisa mencapai semuanya itu, Erwin harus mampu menghadapinya dan tidak menghindar begitu saja. Semua orang sukses pasti awalnya memerlukan usaha yang keras dan usaha yang bukan biasa-biasa saja. Ketika ingat hal itu, Erwin merasa punya kekuatan yang lebih dan selalu memohon kepada Tuhan untuk memberikan Erwin kekuatan. Hampir rasanya kemaren di kantor ingin meledak, berteriak dan melampiaskan emosi Erwin. Tapi tiba2 ada sesuatu di benak Erwin yang berkata “Apa sih baru masalah kaya gini aja kamu dah kaya gini, gimana nanti mau jadi bos?” Hiks.. sambil “meronta-ronta” Erwin terus mengerjakan pekerjaan Erwin dan pulang ke kost dengan tidak tenang, karena masih banyak pekerjaan menanti di kantor.

Apa sih yang Erwin kerjakan? Erwin harus membuat reporting untuk HPP Milk dan dimana saat Erwin sedang asik2nya mengerjakan itu dan pusing menganalisa tabel2 yang sangat banyak dan harus jd hari ini. Erwin mendapat email dari users yang telah selesai melakukan pengecekan testing program yang Erwin buat terdahulu dan hasilnya diluar dugaan Erwin. Banyak hasil program yang akan segera dipake untuk closing bulan April banyak yang salah sedangkan sekarang sudah tanggal 29. OMG ingin rasanya meninggalkan semua itu dan kabur dari semua masalah yang kuhadapi ini.. Beribu2 kata yang mengintimidasi Erwin terlintas di otak Erwin bertubi2, yaitu “udah lari aja”, “dah ga bisa kamu jd programer, cari yang lain aja”, “culik bosnya minta tebusan kabur” haha yang ini si idenya si Nana… Aaaaaaaa tidak Erwin harus bisa dan bisa. Hari ini Erwin mau serius dan lebih bersemangat! satu kata yang mau Erwin ingat saat ini adalah “Masa gitu aja ga bisa, gampang banget tuh!!” Yeah yeah yeah…

Sabar2 sabar, tidak mudah menyerah dan tetep semangat. Fokus bekerja.. Hajar apa yang ada di depan, pukuli masalah tendang… hahahah sori klo meluap2 di sini.

GBU

“Kemauanku bukan kehendakNya melainkan Percepatan dariNya”.

// April 27th, 2009 // No Comments » // CauKwang

21 April 2009
Ini noteku yang ketiga…
Kali ini aku akan menamai note “Kemauku bukan Percepatan dariNya”.
Hari ini rasanya banyak hal-hal yang menghimpit dalam hidupku, tapi tubuhku biasa-biasa saja yang aku rasakan tapi dalam jiwa dan rohku aku ingin mengerang sekeras-kerasnya kepada Tuhan.. Malam lalu sepulang aku dari kerja kedua roda motorku semuanya kempes tapi semula aku berpikir positif saja, apa mungkin ini karena benda asing yang menusuk roda motorku tapi kenapa kedua rosa motorku? Pada waktu itu (20 April 2009) aku pulang kerja sekitar 18.30 petang dan aku menuntun sepeda motorku sekitar hingga 1km ketempat tukang tambal ban, hem….rasa capek juga.
Tak kuduga sebelumnya,tapi aku sudah merasa kuat bahwa motorku kempes bukan karena benda asing masuk kedalam roda tapi ini dikerjain oleh siapapun orangnya dia yang bekerja dimana aku bekerja. Malam Selasa ini aku langsung mengsms bossku dan managerku untuk menceritakan kejadian ini dan bossku dan managerku menanggapi ini dengan serius. Beliau mengadakan meeting dihari Selasa, 22 April 2009. Tak kuduga dari apa yang aku pikirkan dan apa yang aku ingat dulu waktu aku berdoa. Dalam doaku aku diingatkan akan permohonan doaku yang dulu “Aku minta untuk menjadi pemimpin yang tangguh dan memiliki integritas yang tinggi”. Pada kenyataannya ini proses Tuhan yang tanpa aku memiliki persiapan yang kuat dan aku harus hadapi malah berbalik arah, yang aku rasa dibela tapi aku diingatkan tentang kejadian yang menghimpit aku untuk berubah dari apa yang aku rasa nyaman.
Tuhan proses aku untuk harus memiliki kerendahan hati yang luar biasa, pengendalian diri terutama terhadap perkataan (penyampaian) dan pola pembaharuan budi. Rasa yang kurasakan dalam diri ini aku tidak nyaman dan kadang kala aku merasa seperti bukan aku yang dulu. Aku diingatkan dan belajar kembali terhadap bangsa Israel yang keluar dari perbudakan bangsa Mesir, karena bangsa Israel bersungut-sungut dan tidak taat terhadap Tuhan yang membawa bangsa Israel; bangsa ini dibawa berputar-putar selama 40 tahun tanpa percepatan. Aku belajar menerima kejadian ini dengan sikap hati dengan ucapan syukur karena dimana aku bekerja disana aku dibawa untuk aku belajar juga, termasuk taat terhadap pemimpin sebagai pemegang otoritas. Tuhan Yesus aku ingin lulus kelas dalam ujian tercepatan dariMu dengan hasil yang luar biasa… Sekarang ini proses ini masih aku jalani.

Roma 13: (1)Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.(2) Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya.(3) Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya.(4) Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.(5) Sebab itu perlu kita menaklukkan diri, bukan saja oleh karena kemurkaan Allah, tetapi juga oleh karena suara hati kita.
Amsal 18: (21) Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.

Ubi Telor dan Teh

// April 26th, 2009 // 2 Comments » // Jafeto

Manusia ada tiga macam dalam menghadapi hidup :

Jangan menjadi seperti ubi, ubi itu keras, tetapi setelah direbus, ubi akan menjadi lembek.

Inilah gambaran orang mengalami proses dalam hidupnya, mereka menjadi lembek. Mengasihani diri, melarikan diri dari tantangan, menyalahkan keadaan, bunuh diri…

Jangan menjadi seperti telor, telor itu lembek, tetapi setelah direbus telur akan menjadi keras.

Inilah gambaran orang yang mengalami proses dalam hidupnya, mereka menjadi keras. Marah kepada keadaan, mereka bertahan dan menjadi sukses mungkin tetapi itu untuk membuktikan bahwa mereka bisa, dan membalas kepada semua yang menyakitinya… Hidupnya penuh dengan kesuksesan tapi hanya untuk dirinya sendiri…

Jadilah seperti Daun Teh, Daun teh ketika direbus mengeluarkan rasa yang disukai banyak orang, memiliki kasiat bagi kesehatan.

Ini adalah gambaran orang yang ketika mengalami proses dalam hidupnya, menjadikannya semakin kuat dan dewasa. Hidupnya menjadi berkat dan inspirasi bagi banyak orang…

Aku berdoa supaya hidup kita memiliki rasa dan pengaruh yang baik bagi orang-orang disekeliling kita.

Pr bagi diriku :

  • Jaga kekudusan, karena tanpa kekudusan tidak ada seorangpun bisa melihat Tuhan ( Sulit tapi mari belajar menyenangkan hati Bapa )
  • Jaga hati karena hati sumber dari kehidupan Ams 4:23
  • Jaga perkataan ( Hidup dan mati dikuasai Lidah, Perbanyak perkataan yang membangun dan bukan perkataan yang sia-sia)

* Catatan dari diriku :
Mulai kerasa berat buat berdoa, tapi disinilah ketaatan dan kesetiaanku diuji dan thx God… Im standing still on your presence tonight…
Purposer semangat berdoa ok…

-= Love and Pray =-

It’s Time To Movement

// April 26th, 2009 // 3 Comments » // Erwin

Semalam sangat capek, sehingga Erwin baru sempat merenungkan dan menulisnya hari ini. ^^

Semalam Erwin menghadiri PRP oleh Pak Jo, dan Erwin mendapatkan sesuatu dari kata-kata yang disampaikan Pak Jo pada saat itu. Erwin mendapatkan suatu ilustrasi yang sangat jelas mengenai arti dan pentingnya pergerakan. Yaitu tentang Danau Galilea dan Laut Mati.

Dimana keduanya mendapat sumber air  yang sama yaitu sungai Yordan namun memiliki sifat atau fisik yang berlawanan. Danau Galilea penuh dengan kehidupan dan Laut Mati penuh dengan kematian. Ternyata hal itu disebabkan karena air yang mengalir dari sungai Yordan ke Danau Galilea akan di alirkan lagi ke Laut Mati sedangkan setelah air berada di Laut mati tersebut akan berhenti dan tidak lagi mengalir.

Hal ini mengilustrasikan bahwa dimana ada kegerakan disitulah ada kehidupan. Sama dengan kehidupan Rohani kita. Kita harus selalu aktif dan bergerak, tidak hanya diam saja, tidak ada pertumbuhan dan yang ada hanya itu-itu saja dan tidak menjadi indah atau bahkan semakin suram. Berbeda jika kita selalu aktif, mau bertumbuh, menaikkan level dan disitulah kita akan merasakan kehidupan.

Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali seseorang terlalu puas dengan apa yang didapat saat ini dan hal itu mengakibatkan kita tidak tergerak untuk lebih dan lebih lagi, sehingga kita akan mengalami kematian. Kita harus selalu mengalami perkembangan dan pergerakan, agar nantinya kita akan menjadi lebih dan lebih lagi.

Dalam kehidupan bisnis misalnya ada 2 buah perusahaan dimana perusahaan A selalu merasa aman2 saja sudah cukup puas dengan kinerjanya saat ini dan tidak memilki inisiatif untuk maju dan berkembang, dari pertama kali berdiri hingga saat ini memilki kinerja yang sama karena warisan dari sang perintis. Sedangkan perusahaan B mengikuti perkembangan jaman, berusaha selalu membuat perusahaannya lebih maju. Setiap ada yang baru perusahaan B akan selalu mencari tahu dan belajar. Sehingga, sudah pasti perusahaan A akan kalah bersaing dengan perusahaan B dan perusahaan B akan jauh lebih tinggi levelnya diatas perusahaan A.

Inilah yang dikatakan The Power of Movement. Lalu yang manakah Erwin? Erwin adalah perusahaan B. Erwin akan selalu terus berusaha untuk menaikkan level Erwin sehingga Erwin yang sekarang akan jauh lebih berbeda dari Erwin yang akan datang.

Amin.^^

Di Saat Gelap, Aku Melihat

// April 24th, 2009 // 6 Comments » // Erwin

Kali ini Erwin bukan mau ngomongin burung hantu, atau kacamata yang bisa melihat dalam gelap. Hal ini terinspirasi pada saat nonton Watchmen.. Haduh jelek banget filmnya, 3 jam pula -,-” Awalnya Erwin malam ini mau fokus untuk ngerjain kerjaan Erwin yang tertunda-tunda. Seadangkan si Boss sudah bolak-balik telp Erwin (sori boss michi).

Tapi gara2 keisengan Erwin buka2 situs bioskop. Tergoda deh.. jam 9 nonton. Pikirku yah paling cm 2 jam. Eh ternyata sampai jam 12 baru kelar. Karena film itu jelek, ceritanya muter2 ga jelas, Erwin ngantuk saat nonton.. dan sambil dengan pikiran yang ga tenang memikirkan kerjaan dan lain sebagainya. Tiba2 terlintas di pikiran Erwin tentang “Di saat gelap, Aku melihat”

Belakangan ini Erwin merasakan kehidupan Erwin yang jauh berbeda dari sebelumnya. Erwin harus kerja, kerjaan numpuk, seminggu serasa sehari.. OMG This is Friday??? I think it’s still Monday.. it so fast.. It’s really hard to me. I feel my life in front computer only>___<  arghhh. Selain itu, Erwin juga masih memikirkan arah hidup Erwin mau kemana nantinya… dan rasanya kedepan sangat gelap.

Tapi justru karena itu Erwin dapat mengetahui kekurangan2 Erwin. Coba seandainya hidup ini baik2 saja, semua aman terkendali, ga pernah punya masalah, tenang2 saja, Erwin ga usah kerja dapet uang, mau apa aja enak, ga perlu usaha keras dan tanpa beban. Jika itu benar2 terjadi, pasti Erwin tidak dapat melihat kekurangan Erwin yang nantinya dapat untuk diperbaiki lagi. Erwin jadi tidak tahu caranya membagi waktu..tidak tahu caranya bekerja yang baik.. dan lain sebagainya. Sehingga justru Erwin menjadi semakin lemah dan tidak menjadi kuat.

Malam ini Erwin berdoa dan bersyukur kepada Tuhan, karena setiap hari Erwin selalu ditemani Tuhan dan Tuhan selalu menghibur Erwin, ketika Erwin capek, merasa cemas, pusing di kantor. Tuhan terima kasih Tuhan. Erwin akan berusaha untuk menjadi orang yang kuat dan tidak lagi mengeluh dan mengeluh.

Mazmur 34:20

Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu

AMIN^^ nite morning all GBU

Saat kita merasa orang lain hebat, kita tidak melihat bahwa kita lebih hebat!

// April 23rd, 2009 // 5 Comments » // Erwin

Hari ini seperti biasa rutinitas kulakukan. Pagi kerja pulang CGF karena ini hari Rabu. Tema CGF kali ini membahas bagaimana selama ini komsel kita melakukan ketaatan dalam DOA. Erwin sangat diberkati dari sharing teman2.. ternyata kebanyakan diantara kita memiliki masalah yang hampir sama dalam menjalani rutinitas DOA ini. Tadi Erwin belum sempat sharing tentang review ketaatan ini. Jadi Erwin mau sharingkan disini DOAnya dibawahnya…

Begini critanya. Awalnya Erwin sangat berat melakukan DOA, bahkan sejak acara tulis menulis di FB, Erwin sangat malas dan malas.. (siapa si yang usulin tadi?? pikirku dalam hati). 3 hari doa berjalan.. dan Erwin menuliskannya di FB banyak komen berdatangan tp masih biasa2 saja, dalam hatiku masih merasa tulisanku jelek asal2an dan tidak nyambung “pating pecotot” bahasa kerennya. Jujur dari dulu Erwin ga bisa nulis kek gt..malu, diliat banyak orang.

Tapi Erwin kagum sama tulisan2 yang jauh lebih profesional seperti PKSku (jo GR ko :lol: ) dan lain sebagainya dan aq merasa hiks banget, ga mampu dan lain sebagainya. Suatu saat ketaatan DOA tersebut diingatkan lagi pada waktu CGF beberapa minggu berikutnya. Erwin mulai mencoba menulis DOA dan berkata2 apa adanya yang merupakan curahan isi hati Erwin pada saat itu dan pernohonan Erwin pada Tuhan. Sekitar 3 hari lagi erwin dapat melakukan itu dan LUAR BIASA.. beberapa orang memuji Erwin. (pentingnya pujian^^) Erwin masih belum percaya pada saat itu dan ternyata Erwin bisa :D wah.. bahkan beberapa teman minta di tag dengan tulisan itu..

Satu hal yang sangat penting yang Erwin dapetin di sini adalah:

SAAT KITA MERASA ORANG LAIN HEBAT, KITA TIDAK MELIHAT BAHWA KITA JAUH LEBIH HEBAT.

Hal ini tidak hanya terjadi sekali, baru2 ini Erwin sering mengalaminya. Contah lain, sewaktu Erwin ikut GYM. Tau ga awalnya Erwin pengen banget nge GYM gara2 apa? kelas hiphopnya, bukan pengen gedein badan. Memang si Erwin kecil dan baru2 ini aja pengen gedein badan =3 ada apa tu? mbuh.. haha. Nah singkat crita Erwin mengaggumi gerakan pelatihnya.. Erwin juga dancer, tapi merasa dia jauh lebih hebat. Kwrend dah pokoknya.. Coba aku bisa kaya dia. Ternyata hari selasa kemaren, si pelatih yang aku kagumi itu lupa gerakan yang telah diajarkannya minggu lalu. Kebetulan sebelum kelas ketemu dengan dia dan malah Erwin yang membantu mengingatkan dia tentang gerakan yang telah dibuatnya sendiri. Pa ga kebalik nih, hehe.. emang dia hebat dalam hal koreo, tapi ternyata Erwin jauh lebih hebat dalam hal mengingat gerakan.

So friends, ketika kita merasa minder dihadapan orang lain yang kita anggap super duper hebat. Jangan lupa bahwa kita jauh lebih hebat dari orang itu^^ Ok.

Saatnya DOA

Erwin berdoa melihat apa yang Erwin alami saat ini jauh lebih indah dari sebelumnya. Erwin bertanya-tanya pada Tuhan apa yang menjadi tanah kanaan Erwin? kenapa sampai saat ini hidup Erwin masih belum jelas arahya. Kemaren dapat kerjaan freelance di Jogja, tiba2 ada seorang jemaat gka Jogja yang ingin membuatkan web (padahal sudah lama tak kusentuh pekerjaan freelanceku). Aku berpikir wah Tuhan sedang membantu ku dalam visi kedua. Tapi keesokan harinya hari ini dapat kabar bahwa orang yang membantu Erwin menghandel di Jogja jadi fulltimer dan tidak dapat lagi membantu Erwin. Erwin bertanya2 kenapa koq gini? Tp Erwin percaya Tuhan selalu merencanakan yang terindah buat Erwin. Erwin minta tolong pada Tuhan agar Erwin Jauh lebih peka lagi dan dapat membedakan makah yang menjadi kehendak Allah apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Erwin mau ya Tuhan. Terima kasih Tuhan, Erwin akan selalu percaya padaMu.. Amin

Try To Be Great

// April 19th, 2009 // 4 Comments » // Erwin

Bingung dan ga jelas.. itulah yang terlintas dipikiranku saat ini.  Sering kali aku membayang kan dan melihat uniknya dunia. Dimana dalam suatu kota seperti Jakarta ini misalnya aq seing melihat perbedaan yang cukup jauh antara orang kaya dan orang miskin. Dimana yang kaya akan terlihat kaya sekali, yang miskin terlihat benar2 miskin sekali. Sampai2 aq terheran2 melihat mantan bosqu dahulu yang sering mondar-mandir Jakarta Surabaya (yang tentunya pesawat G*****) bagaikan naik taxi. Uang darimana pikirku? Membayangkan seandainya aq seperti dia.. pasti aku akan bingung menggunakan uangku untuk apa. Dengan keaadaanku saat ini, sebagai seorang pegawai dengan gaji yang masih tergolong standar. Apakah aq suatu saat dapat menjadi seperti mereka?

Awalnya aq sangat beruntung karena ketika selesai lulus aq langsung dapat kerja dengan gaji diatas standar. Pada waktu itu aq berpikir Tuhan itu baik^^ (pasti semua orang juga begitu). Tapi hal itu tidak bertahan lama. Hampir selesai 2 bulan aq bekerja, perusahaan mengalami guncangan keuangan. Mantan manager sudah memberi lampu merah agar sewaktu-waktu ketika aq di PHK (atau lebih halusnya disuruh liburan terus), tetapi aq masih bingung kenapa harus aq? Dan hal itu benar2 terjadi. Aq mulai bertanya2 dalam hatiku kenapa Tuhan? kenapa? dan kenapa? Ask why? tanya kenapa? (more…)

Up Against the Wall

// April 18th, 2009 // 2 Comments » // David

When preparing for my quality time with God yesterday, saya diiingatkan sesuatu. Suatu hal yang ingin saya bagikan beberapa waktu lalu tapi karena kesibukan (dan kemalasan) belum sempat saya catat di notes ini…

Suatu malam rabu yang indah (halah), saya pergi komsel seperti biasa. Pada malam itu karena banyaknya orang yang datang di komsel saya, PKS saya memutuskan membagi komsel dlm beberapa kelompok kecil supaya waktu yang dipergunakan untuk sharing lebih panjang bagi tiap2 orang dan efisien serta terarah. Saya kebagian memimpin sharing dengan brother Henry (thx hen u bless me) pada saat itu… Saat itu kami men-sharing kan tentang visi kita di awal tahun 2009. Sejauh apa yang telah kita lakukan dan kita dapat untuk visi kita di tahun 2009 itu. Karena visi komsel kami thn 2009 adalah tahun masuk tanah terjanji, tahun memperoleh perwujudan banyak janji Allah, dan visi gereja tahun keajaiban yang tak terbilang banyaknya (amin).

Kami berdua men-sharingkan banyak hal tentang visi kami masing-masing. Apa yang sudah kami usahakan dan sudah kami rasa sudah kami dapatkan selama beberapa bulan berjalan. Kami juga men-sharingkan problem dan halangan kami mencapai visi kami tersebut beserta mencari jalan yang mungkin. Satu hal sama yang kami hadapi ketika berjalan meuju visi kami, selalu ada saat-saat dimana jalan kami serasa berhadapan denga sebuah tembok besar, tampak bgtu besar tak tergoncangkan, walau apapun kami coba tak ada yang bisa menembus atau merobohkannya. Mengalami stagnansi, kementokan, kemandulan, terbentur jalan buntu sehingga hanya 1 jalan yang diambil yaitu kembali ke jalan kami datang berharap ada jalan lain ke sisi sana…

Lalu saya diingatkan tentang visi komsel: masuk tanah perjanjian. Cerita bangsa Israel masuk tanah perjanjian, setelah berputar-putar 40 tahun akhirnya dengan kepemimpinan Yosua sampailah mereka ke tanah perjanjian. Sama seperti kehidupan kita yang seringkali terasa berputar-putar. Padahal dalam waktu berputar2 itu Tuhan sedang menyiapkan kita agar siap ketika janji dan mimpi kita peroleh. Kenyataannya banyak orang menjadi lemah dalam perjalanan. Hanya orang yang tetap kuat lah yang akan menuai apa yang sudah ia taburkan. Kembali ke cerita. Tetapi, apa yang dihadapi bangsa Israel ketika sampai promise land? ada sebuah tembok besar yang kokoh berdiri, tembok jericho: …and there was “a massive stone revetment(tembok batu penguatan) part of a complex system” of defenses… …Archaeological evidence indicates that in the latter half of the Middle Bronze Age, the city enjoyed some prosperity, its walls having been strengthened and expanded… -wikipedia-

Sama dengan jalan kita menuju visi, bangsa Israel pun menghadapi tembok dalam perjalanannya menuju janji Allah. Tetapi kita dapat belajar dari kisah bible ini.

1. Menghadapi tembok (kebuntuan) menjadi tanda bahwa visi Anda sudah dekat. Tembok Jericho menghadang perjalanan bangsa Israel justru ketika mereka sudah sampai di tanah perjanjian. Jadi kuatkan hati Anda karena janji Tuhan, visi dan mimpi Anda hanya ada di balik tembok tersebut. Yang kita lakukan cuma perlu menghancurkan temboknya saja.

2. Menghancurkan tembok? Seperti saya sharing dengan Henry, sulit sekali. Tembok itu serasa gak punya celah seberapa kuatpun kita mendorong. Namun, kita dapat belajar bagaimana bangsa Israel meruntuhkan tembok. Mereka tidak berperang, tidak menggunakan kekuatan mereka sendiri. Mereka mengandalkan Tuhan. Dalam kisah Bible tembok tersebut hancur dengan cara mengelilinginya 1 kali selama 6 hari, lalu di hari ke7 keliling 7 kali. Tembok itu hancur ibadah, doa, puji-pujian, dan penyertaan Tuhan (mereka membawa tabut Tuhan bersama para iman meniup sangkakala tanduk domba ketika mengelilinginya). Jadi bukan oleh kekuatan kita. Terkutuklah yang mengandalkan manusia tetapi diberkatilah yang mengandalkan Tuhan.

Hal ini menjadi tegoran buat saya, seberapa besar harapan dan mimpi saya jika ternyata saya tidak hidup dekat dengan Allah sehingga setiap menghadapi tembok dalam hidup saya, saya bahkan tak mampu berdoa, karena saya tidak dekat dengan Tuhan, sehingga penyertaan Tuhan tidak hadir menghancurkannya sehingga saya harus mundur dari banyak hal kembali berputar-putar di padang gurun. Kembali mengalami proses untuk pada akhirnya menghadapi tembok yang lain. Kesadaran muncul. Jika Tuhan tidak diutamakan, hidup kita hanya kan berputar2…

Tapi yang perlu diingat juga bahwa mereka berusaha. Mereka melakukan sesuatu! Bukan sekadar duduk diam! Krn iman tanpa perbuatan adalah mati!

3. Selama 6 hari mereka berkeliling mereka tidak berkata-kata. Mereka berjalan dalam diam. Hanya bunyi sangkakala yang terdengar. Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu. Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. Diam dan tenang walau ada tembok sebesar apapun menghadang jalanmu. Ketenangan adalah kekuatan. Diam adalah emas. Telinga kita 2 untuk lebih banyak mendengar mulut kita 1 untuk lebih sedikit mengucap. Doa yang meditatif dan kontemplatif. Mother teresa berkata, “God speaks in the silence of the heart. Listening is the beginning of prayer… ”
“The value of consistent prayer is not that He will hear us, but that we will hear Him.”
~William McGill.

Berdoa bukan merajuk, berikan waktu untuk diam dan percaya. biarkan Tuhan yang berbicara dengan cara-Nya.

4. Bersukacitalah dalam Tuhan. Tembok itu hancur ketika pada hari ke 7 bangsa tsb bersorak-sorai! Jadi jangan bersedih hati apalagi berputus asa. Tuhan ingin kita berbahagia, besenang-senang, enjoying life! Bahkan Tuhan pun bersenang-senang! Mat 11:19 terjemahan Philips: “…Then the Son of Man came, enjoying life…”. Nikmatilah hidup, lihat betapa Allah membuat banyak hal baik dalam hidupmu bahkan di hadapan tembok yang besar itu. Sebab hati yang gembira adalah obat. Hadapilah tembokmu dengan sorak-sorai bukan ratapan.

Hal ini terus terngiang… sampai kemarin saya baru cek cerita di biblenya scr mendetil yg saya ingat cuma separo2 dan semakin dipikir hal2 lain ikut muncul. hehehe… smoga ini jadi peringatan agar tidak gentar menghadapi tembok-tembok dalam hidup kita. Bahwa itu hanya sebuah tanda visi kita sudah dekat! Tingkatkan hubungan dengan Tuhan. Tetap tenang dan bersukacita. Biar oleh mengandalkan Tuhan kita hidup dan tembok tersebut dapat dihancurkan! Dan yang terbaik dapat kita peroleh :D AMIN

david